TREN.BISNISMARKET.COM - Perusahaan teknologi kecerdasan buatan (AI) terkemuka asal Amerika Serikat, Anthropic, mengajukan tuduhan serius terhadap perusahaan teknologi raksasa dari China, Alibaba. Tudingan ini berpusat pada dugaan pencurian kemampuan AI melalui metode yang dikenal sebagai distilasi.
Tuduhan tersebut disampaikan secara resmi melalui surat yang ditujukan kepada Komite Senat Amerika Serikat di Washington D.C. Surat ini menggarisbawahi dugaan adanya serangan distilasi yang masif dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pihak terafiliasi Alibaba.
Distilasi, dalam konteks pelatihan AI, adalah sebuah teknik di mana model yang lebih kecil dan kurang kuat dilatih menggunakan output dari model yang sudah ada dan lebih mumpuni. Metode ini sering digunakan untuk menyalin kemampuan model dasar.
Menurut data yang diungkapkan Anthropic, operator yang terafiliasi dengan Alibaba dan laboratorium perusahaan tersebut tercatat melakukan sekitar 28,8 juta transaksi menggunakan model AI milik Anthropic. Aktivitas ini berlangsung dalam periode waktu yang spesifik.
Lebih lanjut, Anthropic mengklaim bahwa perusahaan asal China tersebut memanfaatkan sebanyak 25 ribu akun palsu untuk melancarkan operasi ini. Kejadian ini terdeteksi antara tanggal 22 April hingga 5 Juni, sebagaimana dikutip dari CNBC Internasional pada Kamis (25/6/2026).
Anthropic juga mengaitkan serangan distilasi ini sebagai bentuk pengabaian terhadap peringatan yang sebelumnya telah disampaikan oleh pemerintahan Donald Trump. Hal ini menunjukkan bahwa peringatan telah diabaikan meskipun sudah ada komunikasi sebelumnya.
Dua bulan sebelum tuduhan ini, Gedung Putih sempat mengeluarkan memorandum yang menjanjikan bantuan deteksi terhadap praktik distilasi kepada perusahaan-perusahaan AI. Pemerintah AS juga menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi melawan distilasi skala industri.
Juru bicara dari Anthropic menyampaikan pandangan mereka mengenai pentingnya respons kolektif terhadap ancaman ini. "Kami percaya memerangi ancaman penyulingan ilegal butuh tindakan yang terkoordinasi dengan pemerintah dan industri," ujar juru bicara tersebut.
Pihak juru bicara Anthropic juga menekankan komitmen perusahaan dalam menjaga keunggulan teknologi Amerika di bidang AI. "Kami akan terus bekerja sama dengan Kongres dan Administrasi untuk mempertahankan kepemimpinan AI Amerika," tambah juru bicara Anthropic.