TREN.BISNISMARKET.COM - Jakarta akan menjadi tuan rumah bagi kunjungan kenegaraan penting dalam waktu dekat, yakni kedatangan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi. Kunjungan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai tanggal 6 hingga 8 Juli 2026.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran agenda kenegaraan tersebut, pihak kepolisian telah mengambil langkah antisipatif signifikan. Polda Metro Jaya secara resmi menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama periode kunjungan VVIP tersebut.
Informasi mengenai persiapan ini disampaikan langsung oleh Polda Metro Jaya melalui kanal resmi mereka di media sosial. Pengumuman ini bertujuan memberikan pemahaman dini kepada masyarakat mengenai potensi penyesuaian rute perjalanan.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyesuaian arus lalu lintas tidak bersifat permanen sepanjang hari. "Penutupan jalan hanya akan dilakukan secara situasional pada saat rangkaian tamu kenegaraan melintas," tulis Polda Metro Jaya, Senin (6/7/2026).
Rombongan resmi PM Modi diperkirakan akan mulai bergerak melintasi beberapa ruas jalan utama di Jakarta pada hari pertama kedatangan. Kepolisian memprediksi pergerakan utama akan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB pada hari Senin tersebut.
Perjalanan kenegaraan ini akan memakan jalur yang cukup panjang, mencakup total dua belas ruas jalan protokol di wilayah Jakarta. Rombongan akan melintasi berbagai titik penting menuju tujuan utama mereka, yakni Istana Negara.
Di antara ruas jalan yang akan terdampak rekayasa lalu lintas tersebut, disebutkan nama-nama seperti Jalan Raya Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, dan Jalan Gerbang Pemuda. Ini menunjukkan cakupan area pengaturan yang cukup luas.
Tujuan utama dari pengaturan ini adalah untuk memberikan penghormatan protokol kenegaraan sekaligus menjamin efisiensi waktu bagi delegasi India. "Guna kelancaran acara dan sebagai bentuk penghormatan, petugas di lapangan akan melakukan pengawalan serta pengaturan lalu lintas sementara di beberapa ruas jalan protokol Jakarta," tulis Polda Metro Jaya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Polda Metro Jaya mengharapkan kerja sama dari seluruh pengguna jalan raya di Jakarta. Masyarakat diimbau untuk proaktif dalam merencanakan perjalanan mereka selama periode tersebut.