TREN.BISNISMARKET.COM - Bluebird Group baru-baru ini mengumumkan penambahan armada terbarunya yang semakin modern dan efisien. Pengumuman ini sempat membuat publik penasaran melalui unggahan media sosial yang menampilkan mobil baru tertutup kain.
Akhirnya, identitas armada baru tersebut terungkap sebagai Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Kehadiran kendaraan ini menandai langkah strategis Bluebird dalam meningkatkan kualitas layanannya.
Pihak Toyota Astra Motor (TAM) turut membenarkan informasi ini, mengkonfirmasi bahwa perusahaan taksi legendaris tersebut telah memesan unit MPV hybrid tersebut. Ini menjadi bukti kolaborasi antara dua nama besar di industri transportasi Indonesia.
Bansar Maduma, Direktur Pemasaran TAM, menjelaskan bahwa Bluebird memilih tipe G Hybrid untuk memperkuat jajaran armadanya. Pilihan ini didasari oleh kebutuhan untuk memberikan layanan mobilitas yang lebih maksimal kepada para pengguna taksi.
"Kami menyambut baik kepercayaan BlueBird memilih Kijang Innova Zenix Hybrid EV sebagai bagian dari layanan mobilitasnya," kata Bansar Maduma.
Innova Zenix Hybrid yang kini berbalut livery biru khas Bluebird ini langsung menarik perhatian publik. Kendaraan ini dikenal sebagai salah satu MPV hybrid favorit dengan kabin lega dan konsumsi bahan bakar yang sangat irit.
"Dengan kombinasi teknologi Hybrid EV Toyota yang menawarkan efisiensi bahan bakar, performa yang halus dan responsif, serta kenyamanan khas MPV premium, dan didukung jaringan layanan aftersales Toyota yang luas di seluruh Indonesia, kendaraan ini siap mendukung operasional armada BlueBird setiap hari," ujar Bansar Maduma.
Lebih lanjut, Bansar Maduma menambahkan bahwa kehadiran Innova Zenix Hybrid ini tidak hanya meningkatkan operasional armada, tetapi juga bertujuan untuk "menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pelanggan."
Meskipun begitu, detail mengenai jumlah pasti unit Innova Zenix Hybrid yang dipesan oleh Bluebird masih belum diungkapkan secara spesifik. Pihak TAM menyerahkan sepenuhnya kepada Bluebird terkait implementasi unit tersebut di lapangan.