TREN.BISNISMARKET.COM - Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, untuk pertama kalinya menyampaikan pidato di hadapan Kongres Amerika Serikat pada Selasa, 14 Juli 2026. Agenda ini merupakan bagian dari penyampaian Laporan Kebijakan Moneter Semesteran yang rutin dilakukan oleh bank sentral AS.
Dalam pidatonya, Warsh menegaskan kembali komitmen Federal Reserve untuk memulihkan stabilitas harga di tengah tantangan ekonomi yang ada. Ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi kebijakan moneter sebagai pilar utama dalam menjalankan mandatnya.
"Merupakan suatu kehormatan dapat hadir di hadapan Anda. Pada kesempatan pertama saya memberikan kesaksian di forum ini, saya merasa sangat terhormat mewakili rekan-rekan saya yang berdedikasi di seluruh Sistem Federal Reserve," ujar Kevin Warsh.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas, Warsh mengumumkan pembentukan lima satuan tugas. Unit-unit ini akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kerangka kerja kebijakan moneter Federal Reserve, mencakup komunikasi kebijakan, neraca bank sentral, kualitas data, produktivitas, hingga strategi pengendalian inflasi.
Warsh mengenang sosok Alan Greenspan, mantan Ketua Federal Reserve yang baru saja berpulang. "Sepanjang pengetahuan saya, sahabat saya itu telah lebih dari dua ratus kali memberikan kesaksian di hadapan Kongres, memperlihatkan ketajaman intelektual serta gaya bertutur yang menjadi ciri khasnya. Di Federal Reserve, kami mengenang kepemimpinannya yang kokoh dan konsisten," kata Kevin Warsh.
"Kewajiban ini dirancang secara cermat agar Federal Reserve tetap akuntabel, bertanggung jawab, serta setia pada mandat Kongres untuk mencapai lapangan kerja maksimum dan stabilitas harga. Kewajiban tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari independensi Federal Reserve dalam menjalankan kebijakan moneter," jelas Kevin Warsh mengenai pentingnya laporan kepada Kongres.
"Saat ini kita berada pada sebuah titik balik sejarah. Tanggung jawab untuk menjawab tantangan zaman berada di pundak kita semua. Tugas generasi pembuat kebijakan saat ini, bersama seluruh pelaku sektor swasta, adalah memastikan perekonomian Amerika tetap menjadi yang terdepan hingga jauh ke masa depan," ujar Kevin Warsh, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan global.
Mengenai inflasi, Warsh menyatakan bahwa kebijakan moneter yang tepat akan mengakhiri gelombang inflasi yang telah membebani Amerika Serikat selama lima tahun terakhir. "Apabila kebijakan yang tepat dapat kami wujudkan—dan kami akan mewujudkannya—gelombang inflasi yang membebani Amerika selama lima tahun terakhir akan menjadi bagian dari sejarah," tegasnya.
"Seluruh anggota Komite tidak memiliki toleransi terhadap inflasi yang bertahan pada level tinggi. Kami memiliki komitmen yang teguh untuk mengembalikan stabilitas harga. Komitmen tersebut menjadi fokus utama rapat FOMC bulan Juni, ketika kami memutuskan mempertahankan target kisaran suku bunga federal funds pada level 3,5% hingga 3,75%," jelas Kevin Warsh mengenai keputusan suku bunga.