TREN.BISNISMARKET.COM - Pembaruan signifikan untuk salah satu skuter matik populer di Indonesia, Honda Vario 160, kini semakin mendekati kenyataan. Kepastian mengenai versi terbaru motor ini, yang dikenal secara global sebagai Click 160, mulai terlihat melalui data administratif resmi.

Informasi terbaru menunjukkan bahwa motor ini telah resmi terdaftar dalam sistem Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) DKI Jakarta. Pendaftaran ini tercatat pada tanggal 22 Mei 2026, menandakan bahwa peluncuran produk penyegaran ini sudah dalam tahap akhir persiapan.

Status resmi ini terungkap setelah motor tersebut masuk ke dalam basis data administrasi dengan kode baru yang spesifik. Dikutip dari Suara melalui perantara Greatbiker, munculnya kode baru ini menjadi indikasi kuat bahwa fase peluncuran model facelift akan segera terjadi.

Sistem NJKB Jakarta mencantumkan dua kode berbeda yang mengarah pada opsi varian pengereman yang akan ditawarkan kepada konsumen. Perbedaan kombinasi huruf dan angka pada akhir kode mengindikasikan perbedaan spesifikasi teknis pada sistem pengereman.

Salah satu kode yang terdaftar adalah X1H02N32L1 AT, yang diprediksi merupakan varian standar atau tipe Combi Brake System (CBS). Varian ini diperkirakan tidak akan dilengkapi dengan sensor kecepatan tambahan yang biasanya terdapat pada roda.

Sementara itu, kode kedua, yaitu X1H02N32L3 AT, mengarah pada tipe tertinggi yang sudah menggunakan Anti-lock Braking System (ABS). Tipe ini dipastikan membawa komponen pengereman yang lebih lengkap, termasuk sensor kecepatan roda dan sistem rem belakang yang lebih canggih.

Sebelum terdeteksi dalam data NJKB, rumor mengenai proyek pembaruan ini sempat dikaitkan dengan kode internal pabrikan, yakni K2SM. Kode ini merupakan penerus dari kode sasis K2S yang selama ini digunakan oleh generasi Honda Vario 160 yang beredar saat ini.

Dikutip dari Greatbiker, "Kemunculan huruf tambahan tersebut memastikan statusnya sebagai model facelift atau minor change." Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan utama akan berfokus pada penyegaran estetika visual tanpa merombak struktur sasis dasar motor.

Penyegaran estetika pada model baru ini diproyeksikan akan menyentuh sektor eksterior dengan desain yang lebih tajam dan agresif. Pabrikan diduga akan membuat fairing dan bodi menjadi lebih ramping untuk memperkuat citra sporty yang diminati pasar Indonesia.