TREN.BISNISMARKET.COM - OpenAI baru-baru ini memperkenalkan fitur inovatif bernama "Mode Belajar" pada platform ChatGPT, yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman belajar bagi pengguna muda. Inisiatif ini muncul dari kesadaran bahwa ChatGPT tidak hanya digunakan oleh kalangan profesional, tetapi juga semakin merambah ke keseharian remaja untuk berbagai keperluan edukatif.

Fitur baru ini secara fundamental mengubah cara ChatGPT memberikan respons. Alih-alih langsung menyajikan jawaban akhir, "Mode Belajar" akan membimbing pengguna melalui proses pemahaman materi secara bertahap. Pendekatan ini bertujuan agar remaja dapat benar-benar menguasai informasi yang dicari.

Muhammad Faisal Hadi Putra melaporkan bahwa dalam "Mode Belajar", ChatGPT akan aktif mengajukan pertanyaan panduan dan menyesuaikan penjelasan sesuai dengan tingkat pemahaman pengguna. Materi yang kompleks akan dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dicerna, memfasilitasi proses belajar yang lebih efektif.

Pengguna juga diberi kemampuan untuk mengunggah materi pelajaran mereka sendiri sebagai referensi. ChatGPT kemudian dapat mengolah materi tersebut menjadi berbagai bentuk latihan, seperti soal, kuis, atau simulasi ujian. Tujuannya adalah untuk membantu pengguna mengidentifikasi area yang masih memerlukan pendalaman.

"Pengguna dapat meminta ChatGPT menjelaskan suatu topik sesuai jenjang kelas, kemudian memberikan pertanyaan panduan tanpa langsung membocorkan jawabannya," demikian penjelasan mengenai cara kerja fitur ini. Pendekatan ini menegaskan komitmen OpenAI untuk menjadikan ChatGPT sebagai alat bantu belajar yang mendorong pemikiran mandiri.

OpenAI menekankan bahwa melalui pendekatan ini, mereka ingin ChatGPT tetap berfungsi sebagai alat bantu belajar yang substantif, bukan sekadar mesin pencari jawaban instan. Pengguna didorong untuk aktif mencoba, mengevaluasi informasi, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka secara mandiri.

Selain itu, untuk mendukung keseimbangan penggunaan teknologi di kalangan remaja, OpenAI menyematkan fitur pengingat istirahat. Pengguna yang telah menggunakan ChatGPT dalam jangka waktu lama akan menerima notifikasi untuk berhenti sejenak sebelum melanjutkan percakapan.

"OpenAI ingin remaja tetap melihat AI sebagai pelengkap aktivitas belajar, berkarya, dan berinteraksi di dunia nyata," ujar perwakilan OpenAI. Fitur ini diharapkan dapat membantu remaja menjaga keseimbangan antara dunia digital dan aktivitas di kehidupan nyata.

Untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan, OpenAI juga menghadirkan fitur "Pengawasan Orang Tua". Fitur ini memungkinkan orang tua atau wali untuk menautkan akun mereka dengan akun ChatGPT yang digunakan oleh anak-anak mereka.