TREN.BISNISMARKET.COM - Tahun ini menandai peringatan 50 tahun berdirinya Apple, salah satu raksasa teknologi global yang telah mengalami banyak perubahan dan pergantian staf. Di tengah rotasi karyawan yang umum terjadi di industri teknologi, terdapat satu nama yang menunjukkan kesetiaan luar biasa terhadap perusahaan tersebut.
Individu yang dimaksud adalah Chris Espinosa, yang tercatat sebagai pegawai kedelapan di Apple. Espinosa bergabung dengan perusahaan tersebut sejak awal berdirinya pada tahun 1976, saat usianya baru menginjak 14 tahun.
Saat pertama kali direkrut, Espinosa bekerja ketika pendiri Apple, Steve Jobs, sedang fokus mengembangkan program untuk komputer legendaris Apple II. Pengalaman awal ini menjadi fondasi kariernya yang panjang di perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut.
Dilansir dari The New York Times, Espinosa mengungkapkan kegembiraannya terlibat dalam proses pembangunan industri dari nol pada masa itu. "Sangat menyenangkan, karena saat itu orang-orang memulai seluruh industri dari nol. Baik toko komputer atau software komersial, semua hal harus diciptakan," jelas Espinosa, dikutip Senin (6/7/2026).
Pada tahun 1978, dua tahun setelah bergabung, Espinosa melanjutkan pendidikan ke Universitas California, Berkeley. Meskipun mengambil cuti kuliah, ia tetap mempertahankan hubungannya dengan Apple dengan bekerja secara paruh waktu, termasuk menulis buku panduan pengguna untuk Apple II.
Steve Jobs berhasil membujuk Espinosa untuk kembali bekerja paruh waktu di Apple setelah masa kuliahnya berjalan. Meskipun ada momen keraguan mengenai masa depannya, Espinosa tidak pernah benar-benar meninggalkan perusahaan hingga saat ini.
Potensi Besar Game Lokal 'Moonlit Orchard' Siap Bersaing di Pasar Simulasi Pertanian Global
Espinosa pernah mengungkapkan kebingungannya mengenai langkah karier selanjutnya karena ia tidak memiliki gelar sarjana dan hanya memiliki pengalaman kerja di satu perusahaan saja. "Saya bingung melakukan apa karena tidak punya gelar sarjana dan hanya pernah bekerja di satu perusahaan," jelas dia.
Selama lima dekade baktinya, Espinosa telah memegang berbagai posisi strategis di Apple, mulai dari manajer pemasaran untuk System 7 hingga terlibat dalam tim pengembangan tvOS. Ini menunjukkan fleksibilitas dan adaptasinya terhadap perubahan arah perusahaan.
Ia juga menyaksikan langsung masa-masa sulit Apple ketika perusahaan nyaris bangkrut, hingga periode kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang baru-baru ini diambil oleh manajemen. Pengalamannya mencakup seluruh spektrum perjalanan korporat Apple.