TREN.BISNISMARKET.COM - Isu peningkatan kebutuhan listrik secara global menjadi sorotan utama dalam diskusi mengenai ketahanan industri manufaktur ke depan. Permintaan energi yang terus melonjak menuntut adanya inovasi signifikan dalam proses produksi dan manajemen energi.
Dalam konteks ini, otomatisasi dan digitalisasi dipandang sebagai dua pilar utama yang dapat menopang peningkatan produksi sekaligus menjaga efisiensi operasional secara berkelanjutan. Langkah ini penting dilakukan oleh sektor industri untuk mengantisipasi tantangan energi di masa depan.
Business VP Industrial Automation Schneider Electric Indonesia, Tonny Hendro Kusumo, secara eksplisit menyampaikan pandangannya mengenai hal ini. Ia menekankan bahwa peran otomatisasi dan digitalisasi sangat vital dalam upaya meningkatkan output produksi dan mencapai efisiensi yang berkelanjutan.
Pencapaian efisiensi berkelanjutan tersebut, menurutnya, sangat bergantung pada implementasi produk elektrifikasi yang canggih serta solusi manajemen energi yang terintegrasi. Hal ini merupakan kunci untuk memastikan operasional industri tetap berjalan optimal.
Schneider Electric sendiri telah memposisikan diri sebagai penyedia solusi melalui berbagai produk perangkat keras dan perangkat lunak yang mendukung transformasi digital industri. Ini mencakup produk proteksi kelistrikan dasar hingga sistem kontrol yang kompleks.
Portofolio produk mereka meliputi perangkat penting seperti MCB, MCCB, sakelar, stop kontak, sistem kendali motor, serta otomasi industri seperti PLC dan inverter. Semua produk ini dirancang untuk mendukung pengembangan otomatisasi dan digitalisasi industri manufaktur.
Lebih lanjut, Schneider Electric menawarkan platform digital canggih bernama 'EcoStruxure' yang menjadi tulang punggung efisiensi operasional. Platform ini memungkinkan pemantauan dan pengelolaan data secara real-time di lingkungan pabrik.
"Platform 'EcoStruxure' mampu membantu monitor dan mengelola data serta memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) yang bisa membantu pelanggan seperti pabrik dalam meningkatkan efisiensi produksi yang berkelanjutan," ujar Tonny Hendro Kusumo.
Pembahasan mendalam mengenai bagaimana otomatisasi dan digitalisasi siap memperkuat industri manufaktur di Indonesia akan dikupas tuntas dalam sebuah dialog. Dialog ini merupakan bagian dari program khusus CNBC Indonesia.