TREN.BISNISMARKET.COM - Pergantian pucuk pimpinan terjadi di tubuh maskapai penerbangan Pelita Air, yang merupakan bagian dari Pertamina Group. Jabatan Direktur Utama kini resmi diduduki oleh sosok baru yang telah ditunjuk oleh perusahaan.
Penunjukan ini dikonfirmasi melalui laman resmi PT Pelita Air Service. Berdasarkan penelusuran pada hari Selasa, 7 Juli 2026, nama Faik Fahmi telah tercantum sebagai Direktur Utama yang baru.
Faik Fahmi mengambil alih posisi strategis tersebut dari pejabat sebelumnya, yaitu Dendy Kurniawan. Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru bagi operasional dan arah pengembangan maskapai tersebut ke depan.
Kabar penunjukan ini turut mendapatkan respons positif dari asosiasi industri penerbangan nasional. Indonesia National Air Carriers Association (INACA) secara resmi menyampaikan ucapan selamat atas jabatan baru yang diemban Faik Fahmi.
"Indonesia National Air Carriers Association beserta seluruh pengurus dan anggotanya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Faik Fahmi atas kepercayaan yang diberikan sebagai Direktur Utama PT Pelita Air," tulis INACA melalui laman resminya.
Pihak INACA memiliki harapan besar terhadap kepemimpinan Faik Fahmi di Pelita Air. Mereka meyakini bahwa penunjukan ini akan menjadi langkah yang strategis bagi maskapai tersebut.
Asosiasi berharap agar di bawah komando Faik Fahmi, Pelita Air dapat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu maskapai penerbangan nasional yang penting. Hal ini diharapkan turut berkontribusi pada kemajuan sektor penerbangan Indonesia.
Selain itu, INACA juga mendoakan agar Faik Fahmi mampu membawa maskapai ini mencapai perkembangan signifikan. Tujuannya termasuk memperluas kontribusi Pelita Air bagi industri penerbangan dan mendukung konektivitas di seluruh nusantara.
Sebelum dipercaya memimpin Pelita Air, Faik Fahmi memiliki rekam jejak yang mentereng di sektor aviasi. Ia sebelumnya diketahui menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) di Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports).