TREN.BISNISMARKET.COM - Pasar logam mulia menunjukkan ketenangan yang signifikan pada hari Kamis, 14 Mei 2026, di mana harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bertahan di posisi yang sama dengan hari sebelumnya. Stabilitas ini terjadi di tengah periode libur panjang yang memengaruhi aktivitas perdagangan domestik.

Harga jual emas Antam tercatat stagnan pada angka Rp2.839.000 per gram pada perdagangan hari Kamis tersebut. Kondisi ini menunjukkan tidak adanya tekanan beli atau jual yang signifikan yang mampu menggerakkan harga di pasar domestik Indonesia.

Ketenangan harga jual ini turut tercermin pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam. Nilai yang ditetapkan untuk buyback juga terpantau tidak bergeser dari posisi sebelumnya, yakni sebesar Rp2.656.000 per gram.

Kondisi stagnasi ini merupakan perbandingan langsung dengan data harga yang tercatat pada hari Rabu, 13 Mei 2026. Artinya, baik harga jual maupun harga beli kembali menunjukkan resistensi di level psikologis tertentu.

Setiap transaksi pembelian emas batangan di Indonesia, termasuk produk Antam, masih dikenakan kewajiban pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi para investor saat melakukan pembelian.

Besaran PPh yang harus dibayarkan oleh konsumen telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/OMK.19/2017. Ketentuan ini membedakan tarif berdasarkan kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) oleh pembeli.

Bagi pembeli yang memiliki NPWP, tarif PPh yang dikenakan adalah sebesar 0,25 persen dari total transaksi. Sementara itu, bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, tarif pajak yang diterapkan menjadi lebih tinggi, yaitu 0,9 persen.

Dikutip dari laman resmi Logam Mulia, daftar lengkap harga emas Antam yang tersedia hari ini sudah mencakup kalkulasi komponen pajak tersebut bagi konsumen. Hal ini mempermudah transparansi perhitungan akhir yang harus dibayar oleh investor.

Pergerakan harga emas Antam secara harian dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal yang dipantau secara cermat oleh perusahaan. Dinamika pasar emas global serta fluktuasi nilai tukar mata uang menjadi indikator utama yang memengaruhi penetapan harga di situs resmi Logam Mulia Antam.