TREN.BISNISMARKET.COM - Pada perdagangan hari Selasa, 30 Juni 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami gejolak signifikan yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpeleset cukup dalam. Koreksi tajam ini menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup kuat di pasar modal domestik pada hari tersebut.
IHSG tercatat menutup sesi perdagangan dengan penurunan sebesar 3,05 persen, yang membawa indeks berada di level penutupan 5.643,19. Penurunan ini menjadi salah satu koreksi harian terbesar yang tercatat pada periode tersebut.
Secara keseluruhan, nilai transaksi yang terjadi di bursa mencapai Rp15,13 triliun selama hari itu. Jumlah volume saham yang diperdagangkan mencapai 22,72 miliar lembar yang tersebar dalam 1,62 juta kali transaksi.
Aktivitas jual beli asing menjadi sorotan utama dalam pelemahan IHSG tersebut, terutama karena tercatat adanya aksi jual bersih (net foreign sell) yang cukup substansial. Investor asing tercatat membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,04 triliun secara keseluruhan.
Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa penjualan bersih asing di pasar reguler mencapai angka Rp1,21 triliun. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan jual mayoritas berasal dari segmen perdagangan reguler yang biasanya lebih likuid.
Meskipun terjadi penjualan besar di pasar reguler, terdapat sedikit penyeimbang dari segmen lain yang menunjukkan adanya pembelian bersih oleh investor luar negeri. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih sebesar Rp162,52 miliar pada segmen pasar negosiasi dan tunai.
Pertanyaan krusial yang muncul adalah saham apa saja yang menjadi sasaran utama aksi jual investor asing saat IHSG mengalami kejatuhan tersebut. Data transaksi menunjukkan adanya konsentrasi penjualan pada beberapa emiten unggulan.
Dilansir dari Stockbit, terungkap daftar 10 saham yang mengalami净 foreign sell (penjualan bersih asing) terbanyak selama perdagangan hari Selasa. Daftar ini memberikan gambaran spesifik mengenai portofolio yang dilepas oleh investor luar.
"Mengutip Stockbit, berikut 10 net foreign sell perdagangan Selasa!" merupakan informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi saham-saham yang paling diminati aksi jual asing pada hari pelemahan IHSG tersebut.