TREN.BISNISMARKET.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada penutupan perdagangan hari Kamis, 2 Juli 2026. Meskipun sempat mencatatkan kenaikan lebih dari 1% pada sesi perdagangan, IHSG akhirnya mengakhiri hari dengan penguatan sebesar 0,87% atau setara dengan 49,44 poin.

Pergerakan positif tersebut membawa IHSG berada di level penutupan 5.744,56 pada akhir sesi Kamis tersebut. Penguatan ini terjadi meskipun volume transaksi harian terpantau relatif sepi jika dibandingkan dengan rata-rata hari aktif lainnya.

Nilai transaksi bursa pada hari itu tercatat hanya mencapai Rp11,14 triliun. Transaksi ini melibatkan perputaran saham sebanyak 20,50 miliar lembar yang dieksekusi melalui 1,51 juta kali transaksi sepanjang hari.

Dari sisi pergerakan saham, mayoritas saham berhasil bertahan di zona hijau, dengan tercatat sebanyak 395 saham mengalami kenaikan harga. Sementara itu, terdapat 219 saham yang harus terkoreksi turun, dan 169 saham lainnya ditutup stagnan tanpa perubahan signifikan.

Menariknya, meskipun IHSG secara keseluruhan menguat, investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih di pasar domestik. Total penjualan bersih asing mencapai Rp237,87 miliar di seluruh segmen pasar.

Lebih spesifik pada pasar reguler, aktivitas penjualan bersih oleh investor asing tercatat lebih tinggi, yaitu sebesar Rp322,69 miliar. Hal ini menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan dari investor luar pada segmen perdagangan utama.

Namun, sisi lain menunjukkan bahwa investor asing tetap menaruh minat pada instrumen tertentu, terbukti dari adanya pembelian bersih di segmen negosiasi dan tunai. Aktivitas pembelian bersih asing tercatat sebesar Rp84,82 miliar pada kedua segmen tersebut.

Pertanyaan muncul mengenai saham mana yang menjadi favorit para investor asing saat IHSG berhasil menguat tipis tersebut. Hal ini penting untuk diketahui sebagai indikasi sektor atau saham yang dianggap prospektif.

Mengutip data dari Stockbit, terdapat 10 saham yang secara kompak diburu oleh investor asing dengan mencatatkan net foreign buy pada perdagangan hari Kamis. Daftar ini memberikan gambaran mengenai pilihan investasi asing saat kondisi pasar sedang bergerak naik tipis.