TREN.BISNISMARKET.COM - PT Kereta Api (Persero) atau PT KAI telah menetapkan target ambisius mengenai penyelesaian proyek integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun BNI City di Jakarta. Target operasional penuh dari koneksi vital ini direncanakan akan terealisasi pada penghujung tahun berjalan.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, secara spesifik menjelaskan bahwa saat ini perusahaan sedang mematangkan persiapan berbagai sarana dan prasarana pendukung utama. Persiapan ini difokuskan untuk menjamin tingkat kenyamanan maksimal bagi seluruh pengguna layanan Kereta Rel Listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek.

"Rencananya integrasi ini akan dilakukan pada tahun ini, dan kami akan memastikan semuanya dibuat senyaman mungkin," jelas Bobby Rasyidin saat dimintai keterangan di Kompleks Parlemen RI pada hari Senin, tanggal 8 Juni 2026.

Salah satu inovasi penting yang akan ditambahkan untuk mendukung konektivitas ini adalah pemasangan perangkat travelator. Fasilitas ini bertujuan utama untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi mobilitas para penumpang yang berpindah antar stasiun.

Bobby Rasyidin juga memberikan rentang waktu yang lebih spesifik mengenai jadwal finalisasi proyek tersebut. "Integrasi ini akan selesai antara bulan November hingga Desember. Kami bertekad membuat pelanggan di Jabodetabek merasa sangat nyaman, salah satunya dengan penambahan travelator, mirip seperti yang ada di fasilitas bandara," pungkasnya singkat.

Perlu diketahui bahwa rencana awal pengoperasian integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun BNI City sejatinya telah dijadwalkan untuk Desember 2025. Namun, rencana tersebut sempat tertunda karena adanya sejumlah masukan konstruktif yang diterima dari para pengguna jasa transportasi kereta api.

Dilansir dari Bisnis.com, pengintegrasian kedua stasiun ini merupakan langkah strategis yang diambil KAI untuk meningkatkan efektivitas operasional. Hal ini disebabkan oleh jarak antar Stasiun Karet dan Stasiun BNI City yang dinilai terlalu berdekatan.

Menurut catatan internal KAI, jarak fisik yang memisahkan Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City hanya sekitar 2,9 kilometer. Jarak ini memungkinkan para penumpang KRL untuk memilih opsi berjalan kaki sebagai alternatif perpindahan antar kedua stasiun tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) memberikan informasi tambahan mengenai dampak positif dari integrasi ini. Integrasi tersebut diprediksi akan memangkas waktu tempuh perjalanan menuju Bandara Soekarno Hatta secara signifikan.