TREN.BISNISMARKET.COM - Dua pameran besar, yaitu Indonesia International Seafood & Meat Expo (IISM) dan Indonesia Cold Chain Expo (ICEX), akan segera diselenggarakan bersamaan. Acara ini dirancang untuk menjadi wadah terintegrasi bagi seluruh pelaku industri terkait.

Tujuan utama dari penyelenggaraan gabungan ini adalah untuk menciptakan sebuah ekosistem industri yang komprehensif dalam satu atap. Hal ini mencakup sektor perikanan, pangan, sistem rantai pendingin (cold chain), hingga sektor logistik.

Acara ini menjadi sorotan penting karena diharapkan dapat mendorong peningkatan efisiensi secara signifikan dalam keseluruhan rantai pasok pangan di Indonesia. Efisiensi ini krusial untuk menjaga kualitas dan ketersediaan produk pangan.

Penyatuan IISM dan ICEX ini memberikan kesempatan emas bagi para pemangku kepentingan untuk bertemu dan berkolaborasi. Mereka dapat menjajaki sinergi antar sektor yang selama ini mungkin berjalan secara terpisah.

Melalui pameran bersama ini, para peserta dapat melihat secara langsung inovasi terbaru dalam teknologi pendingin dan penanganan logistik. Ini adalah langkah strategis untuk memodernisasi infrastruktur rantai pasok nasional.

Diharapkan, integrasi ini akan membuka jalan bagi praktik terbaik dalam penanganan produk perikanan dan pangan yang memerlukan suhu terkontrol. Hal ini sangat penting untuk mengurangi potensi kerugian pascapanen.

"IISM & Indonesia Cold Chain Expo menghadirkan ekosistem lengkap industri perikanan, pangan, cold chain, dan logistik dalam satu atap," ujar salah satu penyelenggara terkait pentingnya sinergi ini.

Kolaborasi antara IISM dan ICEX ini secara spesifik ditujukan untuk mengatasi tantangan distribusi produk segar di wilayah kepulauan seperti Indonesia. Ini merupakan upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan.

Dilansir dari berbagai sumber informasi mengenai persiapan acara, sinergi ini menegaskan komitmen penyelenggara untuk mendukung pertumbuhan sektor pangan melalui perbaikan infrastruktur rantai dingin.