TREN.BISNISMARKET.COM - Ratusan pengendara motor yang terlibat dalam sebuah kegiatan night ride di Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran HI, Jakarta Pusat, baru-baru ini menimbulkan dampak signifikan pada kelancaran lalu lintas. Konvoi yang berlangsung tanpa izin resmi ini memicu kemacetan parah di wilayah pusat kota.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap penyelenggara kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas gangguan ketertiban umum yang ditimbulkan oleh aksi tersebut.
"Iya, tidak ada izin. Yang bersangkutan (selebritas internet) dipanggil ke Polsek Menteng," ungkap Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Ari Setyo, seperti dikutip dari Uzone.id.
Kegiatan yang diduga diselenggarakan oleh grup motor Speed Tuning ID ini turut menghadirkan seorang konten kreator, Willie Salim, sebagai bintang tamu. Poster acara yang beredar di media sosial menampilkan kehadiran Willie Salim.
Kompol Ari Setyo menegaskan bahwa tindakan tegas dapat diberlakukan baik kepada pihak penyelenggara maupun selebritas internet yang terlibat. Hal ini mengingat kegiatan tersebut dianggap melanggar ketertiban umum dan dilaksanakan tanpa perizinan yang semestinya.
"Iya, bisa saja ditindak. Mereka mengganggu ketertiban umum dan tidak ada izin," ujar Kompol Ari Setyo.
Aksi konvoi ini sendiri terjadi pada Jumat malam, 24 Juli 2026. Waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan jam pulang kantor tersebut semakin memperparah situasi lalu lintas di sepanjang jalur Sudirman-Thamrin yang mengalami kemacetan luar biasa.
Kondisi di lapangan diperparah dengan banyaknya peserta konvoi yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Beberapa di antaranya terlihat tidak mengenakan helm, tidak memasang pelat nomor kendaraan, hingga melakukan modifikasi kendaraan yang menimbulkan kebisingan.
Tak hanya itu, beberapa peserta konvoi juga terlihat nekat menerobos jalur bus Transjakarta. Hal ini semakin menambah kekacauan di jalanan dan menyulitkan pengendara lain yang terjebak dalam kemacetan.