TREN.BISNISMARKET.COM - Perangkat telepon pintar (HP) yang saat ini menjadi pusat komunikasi dan teknologi diperkirakan akan segera digantikan oleh inovasi baru yang disebut sebagai masa depan komputasi. Hal ini diungkapkan oleh Mark Zuckerberg, CEO Meta, yang menyoroti peran penting perangkat wearable dalam evolusi teknologi.

Zuckerberg menunjukkan keyakinan kuat bahwa kacamata pintar akan menjadi penerus utama ponsel pintar dalam beberapa tahun ke depan. Ia bahkan mengaku hampir selalu mengenakan kacamata pintar buatan Meta ke mana pun ia bepergian.

Dalam sebuah wawancara dengan Complex, Zuckerberg berbagi pengalaman penggunaan kacamata pintar tersebut yang dinilainya sangat praktis. "Saya pernah menerima panggilan bisnis saat mengendarai jet ski. Orang di seberang telepon sama sekali tidak menyadari bahwa saya sedang berada di atas jet ski," ujarnya, Dikutip dari Fortune, Senin (6/7/2026).

Kualitas audio yang jernih pada perangkat tersebut didukung oleh penempatan mikrofon inovatif pada bantalan hidung (nose pad) kacamata pintar Meta. Menurut Zuckerberg, posisi mikrofon ini memastikan suara tetap terdengar sangat jelas meskipun dalam kondisi lingkungan yang ekstrem.

Ia mengklaim kejernihan audio tersebut mampu mengatasi gangguan lingkungan yang bising. "Anda benar-benar bisa berada di terowongan angin dan suara Anda tetap terdengar sangat jelas oleh orang di seberang," katanya.

Kemampuan ini, lanjut Zuckerberg, sangat mendukung konsep bekerja dari mana saja (Work From Anywhere) dengan lebih mulus dan tersembunyi. "Kadang-kadang Anda tidak ingin lawan bicara bahwa Anda tahu Anda sedang di atas jet ski," tambahnya.

Zuckerberg, yang dikenal sebagai salah satu pendukung utama perangkat wearable, kini memimpin Meta dalam menjual berbagai lini kacamata berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan melalui kemitraan dengan Ray-Ban dan EssilorLuxottica. Harga produk ini bervariasi, mulai dari Ray-Ban Meta (Gen 2) seharga US$379 hingga Meta Ray-Ban Display seharga US$799.

Model Display menjadi kacamata konsumen pertama Meta yang dilengkapi layar bawaan, diperkenalkan pada konferensi Meta Connect September lalu. Perangkat ini juga dibekali Neural Band, gelang pintar yang memungkinkan pengguna mengontrol tampilan heads-up display melalui gerakan jari halus.

Zuckerberg mendasarkan optimisme ini pada potensi pasar yang besar, mengingat hampir dua miliar orang di dunia sudah menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan. Ia membandingkan situasi kacamata pintar saat ini dengan transformasi ponsel lipat menjadi smartphone. "Rasanya sudah sangat jelas bahwa dalam lima tahun atau lebih, semua ponsel lipat akan berubah menjadi smartphone. Itulah yang saya rasakan terhadap kacamata saat ini," ujarnya.