TREN.BISNISMARKET.COM - Keputusan mengejutkan datang dari produsen teknologi raksasa Xiaomi pekan ini terkait rencana peluncuran perangkat flagship terbarunya. Xiaomi memutuskan untuk membatalkan proyek pengembangan ponsel super tipis yang digadang-gadang meniru konsep desain ramping ala iPhone Air.
Pembatalan proyek komersial ini dikonfirmasi langsung oleh manajemen internal perusahaan pada pengumuman yang disiarkan baru-baru ini. Langkah ini menandai akhir dari eksplorasi desain ambisius yang telah menarik perhatian para penggemar teknologi sebelumnya.
Presiden Xiaomi, Lu Weibing, menjadi tokoh sentral yang menyampaikan keputusan strategis ini kepada publik melalui sebuah siaran langsung. Keputusan ini diambil setelah melalui proses pertimbangan matang di tingkat manajemen puncak perusahaan.
Dilansir dari Tekno, Weibing menjelaskan bahwa tim riset dan pengembangan internal telah menyelesaikan hampir seluruh perencanaan awal untuk memproduksi perangkat tersebut secara massal. Meskipun demikian, rencana tersebut tidak dilanjutkan ke tahap produksi komersial.
Alasan utama pembatalan ini berpusat pada evaluasi mendalam mengenai pengalaman pengguna dan kendala teknis yang muncul. Xiaomi menyimpulkan bahwa desain bodi yang terlalu tipis memaksa kompromi signifikan pada komponen vital di dalam handset.
"Xiaomi menilai desain bodi yang terlampau tipis membutuhkan terlalu banyak kompromi teknis pada komponen-komponen vital di dalam ponsel," demikian pernyataan yang disampaikan oleh manajemen internal perusahaan.
Masalah utama yang diidentifikasi adalah kesulitan dalam mengintegrasikan kapasitas baterai yang memadai serta sistem pendingin yang efektif dalam kerangka yang sangat minim ketebalan. Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak negatif pada kinerja harian perangkat.
"Masalah pembuangan panas dan ruang komponen tersebut berpotensi menurunkan performa hardware esensial untuk penggunaan sehari-hari," ujar salah satu sumber internal mengenai hasil evaluasi teknis tersebut.
Sebelum pengumuman resmi ini dirilis, wujud fisik dari gawai yang didesain sangat ramping ini sempat bocor ke ranah publik pada Januari 2026. Akun pembocor informasi terpercaya, Bald Panda, sempat merilis video yang menampilkan cetakan rekayasa awal perangkat tersebut.