TREN.BISNISMARKET.COM - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan investor terhadap prospek Indonesia saat ini masih berada pada level yang sangat tinggi. Hal ini menjadi indikator positif bagi kondisi ekonomi dan stabilitas pasar keuangan domestik.
Kepercayaan investor yang kuat ini terbukti melalui hasil positif dari rangkaian kegiatan roadshow obligasi global yang telah dilaksanakan oleh Danantara. Kegiatan ini merupakan upaya penting untuk menjaring pendanaan internasional bagi pembangunan di Indonesia.
Secara spesifik, roadshow obligasi global tersebut telah sukses menarik minat investasi yang signifikan dari berbagai pusat keuangan utama dunia. Total permintaan yang berhasil dihimpun dari investor mencapai angka fantastis sebesar Rp 18 triliun.
Kegiatan promosi dan pertemuan dengan investor internasional ini dilaksanakan di beberapa lokasi strategis dalam peta keuangan global. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Hong Kong, Inggris, Singapura, dan Amerika Serikat.
"Kepercayaan investor terhadap Indonesia masih sangat tinggi," ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani. Pernyataan ini menegaskan optimisme pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia.
Hasil positif ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi dan penawaran yang dilakukan oleh Danantara selama kunjungan ke luar negeri telah diterima dengan baik oleh komunitas investasi global. Hal ini membuka peluang pendanaan jangka panjang yang lebih besar.
Koreksi Ringan IHSG di Tengah Pekan: Analisis Penurunan Pasca Reli Panjang dan Proyeksi Pasar
Informasi lebih rinci mengenai capaian signifikan ini akan dipaparkan lebih lanjut dalam program Squawk Box CNBC Indonesia. Pemirsa dapat menyimak analisis mendalam mengenai hal tersebut pada hari Rabu, 17 Juni 2026.
Dilansir dari CNBC Indonesia, kesuksesan menarik permintaan obligasi senilai Rp 18 triliun ini menjadi cerminan keberhasilan upaya pemerintah dalam meyakinkan pasar internasional mengenai potensi pertumbuhan dan tata kelola investasi di Tanah Air.