TREN.BISNISMARKET.COM - HMD Global kembali menghidupkan legenda ponsel sejuta umat dengan meluncurkan Nokia 123 Shield. Perangkat fitur 2G ini menawarkan kualitas tahan banting yang legendaris dengan harga yang sangat terjangkau, diperkirakan mulai dari Rp 700 ribuan.

Ponsel ini dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi ekstrem, meskipun tidak secara spesifik menyebutkan peringkat IP. HMD mengklaim Nokia 123 Shield mampu bertahan dari hujan, cipratan air, pasir, hingga debu.

"Nokia 123 Shield memenuhi syarat peringkat IP 65 untuk standar IEC 60529," demikian tercatat dalam catatan kaki di situs resmi perusahaan, seperti dikutip dari GSM Arena.

Perangkat ini sangat cocok bagi para pekerja di lapangan yang membutuhkan ponsel andal. Casingnya didesain dengan tekstur anti selip di bagian samping, serta segel karet yang melindungi port headphone dan pengisian daya dari elemen luar.

Kualitas panggilan pada Nokia 123 Shield diklaim lebih kuat dan andal dibandingkan ponsel fitur 2G lainnya. HMD menyatakan bahwa konektivitasnya jauh lebih baik dan jernih, bahkan bila dibandingkan dengan model seperti Nokia 105.

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama Nokia 123 Shield. Dengan baterai 1.750 mAh yang dapat dilepas, ponsel ini mampu bertahan hingga 19 hari dalam mode standby dan mampu digunakan untuk menelepon selama 27,9 jam.

Secara desain, Nokia 123 Shield memiliki tampilan khas ponsel fitur 2G. Layar mungil QVGA berukuran 2,4 inci ditempatkan di atas susunan keypad fisik yang familiar.

Di bagian belakang, terdapat satu kamera QVGA sederhana yang ditemani lampu flash. Lampu flash ini juga dapat difungsikan sebagai senter, menambah kepraktisan perangkat.

Dapur pacu Nokia 123 Shield ditenagai oleh chip Unisoc SC6531E dengan sistem operasi S30+. Perangkat ini dilengkapi RAM 4MB dan penyimpanan internal 4MB, yang masih dapat diperluas melalui kartu microSD hingga 32GB.