TREN.BISNISMARKET.COM - Pengembang properti terkemuka, Summarecon, menunjukkan optimisme yang kuat menatap prospek bisnis di masa mendatang. Perusahaan ini telah menetapkan target ambisius untuk kinerja penjualan mereka pada tahun-tahun mendatang.

Target spesifik yang ditetapkan oleh Summarecon adalah mencapai angka marketing sales sebesar Rp5,2 triliun. Pencapaian ini diharapkan dapat direalisasikan saat memasuki tahun 2026 mendatang.

Sumber pendapatan utama untuk mencapai target fantastis tersebut diproyeksikan berasal dari portofolio proyek yang tengah digarap. Proyek-proyek ini tersebar di berbagai lokasi strategis di Indonesia.

Secara rinci, kontribusi penjualan tersebut akan dihimpun dari sembilan kawasan kota terpadu yang saat ini sedang dikembangkan oleh Summarecon. Diversifikasi proyek ini menjadi kunci strategi pertumbuhan perusahaan.

"Summarecon menargetkan marketing sales Rp5,2 triliun yang akan berasal dari sembilan kawasan kota terpadu yang dikembangkan," ujar perwakilan perusahaan, merujuk pada rencana jangka menengah mereka.

Keberhasilan mencapai target ini akan menjadi penanda penting bagi Summarecon dalam memperkuat posisinya di industri properti nasional. Perusahaan terus berupaya mengoptimalkan setiap aset yang dimiliki.

Strategi pengembangan kota terpadu ini memungkinkan Summarecon untuk menawarkan berbagai produk properti, mulai dari residensial hingga komersial, dalam satu ekosistem terintegrasi. Hal ini menarik minat pasar yang lebih luas.

Proyeksi positif ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap daya beli masyarakat dan pemulihan sektor properti pasca tantangan ekonomi sebelumnya. Persiapan matang telah dilakukan untuk menyambut periode tersebut.

Dikutip dari sumber berita, persiapan infrastruktur dan peluncuran produk baru menjadi fokus utama Summarecon untuk memastikan realisasi target penjualan di tahun 2026 tercapai sesuai rencana.