TREN.BISNISMARKET.COM - Presiden terpilih Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan arahan penting kepada jajaran perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Fokus utama dari arahan tersebut adalah peningkatan akses permodalan bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Arahan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah ke depan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dari akar rumput. UMKM dinilai memiliki peran vital dalam penciptaan lapangan kerja dan stabilitas ekonomi nasional yang perlu didukung penuh oleh BUMN sektor perbankan.
Salah satu poin krusial yang disoroti oleh Prabowo adalah mengenai struktur suku bunga kredit yang diterapkan oleh Himbara. Beliau secara tegas mengemukakan bahwa terdapat kebutuhan mendesak untuk meninjau kembali kebijakan suku bunga tersebut demi mendukung keberlanjutan usaha kecil.
Prabowo bahkan memberikan pandangan spesifik mengenai diferensiasi suku bunga antara dua segmen nasabah utama. Ia berpendapat bahwa tarif bunga pinjaman yang diberikan kepada pelaku UMKM seharusnya memiliki tingkat yang lebih rendah dibandingkan dengan yang diberikan kepada entitas korporasi besar.
Pernyataan tersebut merupakan penegasan prioritas kebijakan fiskal dan moneter yang akan dijalankan oleh pemerintahan mendatang. Hal ini bertujuan untuk menciptakan iklim usaha yang lebih adil dan mendukung daya saing UMKM di pasar domestik maupun global.
"Presiden Prabowo Subianto meminta perbankan milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," Dikutip dari CNBC Indonesia.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa suku bunga kredit yang lebih rendah akan menjadi stimulus signifikan bagi ekspansi usaha kecil. Hal ini akan membantu mereka dalam mengelola biaya operasional dan meningkatkan kapasitas produksi mereka.
"Bahkan, Prabowo menilai suku bunga kredit untuk UMKM seharusnya bisa lebih rendah dibandingkan korporasi," Dikutip dari CNBC Indonesia.
Informasi mengenai penekanan prioritas pembiayaan UMKM oleh Presiden Prabowo ini diungkapkan dalam konteks penayangan program khusus. Secara spesifik, pembahasan mendalam mengenai hal ini dapat disimak dalam program Power Lunch CNBC Indonesia yang dijadwalkan tayang pada hari Jumat, 19 Juni 2026.