TREN.BISNISMARKET.COM - PT Niramas Utama Tbk, yang dikenal dengan kode saham JELI, mengumumkan kesiapan mereka untuk melaksanakan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang telah berkiprah selama 35 tahun ini menawarkan saham sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis jangka panjang mereka.

Perusahaan yang bergerak di sektor makanan dan minuman berbasis kelapa, termasuk produk jeli, ini berencana melepas sebanyak 350.000.000 lembar saham kepada publik. Jumlah tersebut merepresentasikan sekitar 25,93% dari total modal ditempatkan perusahaan saat ini.

Target ambisius telah ditetapkan untuk aksi korporasi ini, yakni perseroan menargetkan perolehan dana segar mencapai Rp392 Miliar dari keseluruhan proses IPO tersebut. Dana ini dialokasikan untuk memperkuat fondasi operasional dan mempercepat ekspansi bisnis di masa mendatang.

Adhi S Lukman, selaku Direktur PT Niramas Utama Tbk (JELI), menyatakan bahwa langkah IPO ini merupakan bagian esensial dari rencana pengembangan bisnis perusahaan yang telah berjalan selama 35 tahun. Selain itu, IPO juga membuka peluang bagi investor untuk turut serta menikmati pembagian laba perusahaan.

"IPO saham merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis JELI yang sudah berjalan 35 tahun sekaligus memberikan kesempatan kepada investor untuk menikmati pembagian laba perusahaan," ujar Adhi S Lukman.

Lebih lanjut, Direktur JELI memaparkan alokasi dana hasil penawaran saham perdana tersebut untuk berbagai pos penting. Sebanyak 51% dari dana IPO akan digunakan secara spesifik untuk pembelian mesin-mesin baru guna memperkuat dan mempercepat pertumbuhan bisnis perusahaan.

Sisanya, yaitu sebesar 18% dari total dana yang terkumpul, dialokasikan untuk memodernisasi sistem logistik perusahaan. Upaya ini dilakukan melalui implementasi otomatisasi untuk mencapai efisiensi operasional yang lebih tinggi dalam distribusi produk.

Informasi rinci mengenai rencana IPO serta target bisnis yang ingin dicapai oleh JELI disampaikan dalam sesi dialog eksklusif. Perusahaan berharap IPO ini akan membawa dampak positif signifikan bagi kinerja dan ekspansi mereka.

Perencanaan detail mengenai pelaksanaan IPO dan proyeksi bisnis JELI ini dibahas dalam program Closing Bell, CNBC Indonesia. Dialog tersebut menampilkan perbincangan antara Mercy Widjaja dengan Direktur PT Niramas Utama Tbk (JELI), Adhi S Lukman, pada hari Jum'at, 19 Juni 2026.