TREN.BISNISMARKET.COM - Tiga model ponsel lipat terbaru Samsung, yaitu Galaxy Z Flip8, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Fold8 Ultra, resmi meluncur sebagai perangkat pertama yang langsung mengadopsi sistem operasi Android 17. Bersamaan dengan itu, perangkat ini juga dibekali dengan antarmuka One UI 9 yang dioptimalkan.

Peluncuran ini menandai kemajuan signifikan bagi Samsung dalam menghadirkan teknologi terbaru ke lini produk ponsel lipat mereka. Sebelumnya, Samsung telah membuka program beta untuk One UI 9 pada seri Galaxy S26 pada Mei 2026, memberikan gambaran awal tentang pembaruan yang akan datang.

Pembaruan One UI 9 pada trio Galaxy Z ini dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam hal multitasking. Sistem operasi ini menawarkan tampilan multi-window dan layar utama yang lebih fleksibel, memungkinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan dengan lebih lancar.

"Pengguna dapat menjalankan beberapa aplikasi secara berdampingan di layar utama Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra," demikian penjelasan yang disampaikan. Kemampuan split view bahkan hingga tiga jendela aplikasi juga mempermudah perpindahan antar aplikasi hanya dengan satu ketukan.

Inovasi pada lini Galaxy AI juga menjadi sorotan utama. Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah Now Nudge, yang memberikan rekomendasi kontekstual berdasarkan aktivitas pengguna. Fitur ini memungkinkan akses cepat ke aplikasi atau melanjutkan aktivitas dari cover screen ke layar utama melalui prompt singkat di layar.

"Pengguna dapat langsung beralih ke mode split view hanya dengan mengetuk prompt yang muncul," jelasnya, menggarisbawahi kemudahan penggunaan fitur ini. Hal ini menghilangkan kebutuhan untuk keluar dari aplikasi atau mengatur posisi jendela secara manual saat multitasking.

Untuk kebutuhan pembuatan konten video, Samsung menyematkan fitur My FanCam. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam video dengan kamera wide-angle, kemudian memilih satu subjek utama untuk difokuskan setelah perekaman selesai.

"Galaxy AI kemudian mengubah rekaman tersebut menjadi video dengan subject-centered tracking shot," demikian deskripsi kemampuan fitur ini. Pengguna juga dapat menyesuaikan rasio video dan menyempurnakannya langsung melalui aplikasi Gallery.

Fitur pengeditan foto juga mendapatkan peningkatan signifikan melalui Galaxy AI Photo Assist. Kini, fitur ini mampu memproses perintah pengeditan yang berbasis teks, memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan perubahan visual.