TREN.BISNISMARKET.COM - Kompetisi pengembangan kecerdasan buatan (AI) antar raksasa teknologi Amerika Serikat terus memanas, mendorong persaingan talenta yang tiada henti.
Perlombaan untuk merekrut para ahli AI terbaik telah menjadi sorotan utama sejak tahun lalu, dengan perusahaan teknologi besar tidak ragu menawarkan paket kompensasi yang sangat menggiurkan.
Langkah terbaru yang mengejutkan datang dari ilmuwan peneliti AI senior, John Jumper, yang mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan Google DeepMind demi bergabung dengan Anthropic. Kepindahan ini menandai gelombang terbaru para petinggi AI yang memilih hengkang dari Google.
Jumper, yang pada tahun 2024 lalu meraih penghargaan Nobel bersama CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, dikenal luas sebagai salah satu kreator AlphaFold. Inovasi terobosannya ini mampu memprediksi lebih dari 200 juta struktur protein, sebuah pencapaian yang secara signifikan mempercepat durasi penelitian medis dan biologis selama bertahun-tahun.
"Setelah hampir 9 tahun, saya memutuskan meninggalkan Google DeepMind untuk bergabung ke Anthropic," ungkap Jumper dalam sebuah unggahan di platform X, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Minggu, 12 Juli 2026.
Perusahaan-perusahaan teknologi raksasa seperti Meta, Alphabet, Anthropic, dan OpenAI terlibat dalam pertempuran talenta AI yang sengit, memperebutkan peneliti AI berpengalaman untuk membangun sistem AI generasi selanjutnya.
Analis D.A. Davidson, Gil Luria, menjelaskan bahwa tingginya permintaan talenta riset AI membuat laboratorium-laboratorium terdepan bersedia melakukan apa saja untuk menambah kekuatan tim mereka. "Hal ini memberikan keuntungan bagi OpenAI dan Anthropic dibandingkan perusahaan besar seperti Google karena mereka dapat menjanjikan birokrasi yang lebih sedikit dan upaya yang lebih terfokus pada pengembangan Superintelijen," ujarnya.
Keputusan Jumper untuk pindah diumumkan hanya beberapa hari setelah Noam Shazeer, VP Engineering Google dan co-lead model Gemini AI, menyatakan rencananya untuk meninggalkan raksasa mesin pencari tersebut dan bergabung dengan OpenAI.
Berdasarkan informasi dari laman LinkedIn-nya, Jumper menjabat sebagai VP, Engineering Fellow, di Google DeepMind. Kepindahannya ke Anthropic terjadi di saat startup tersebut tengah menghadapi serangkaian tantangan hukum dan regulasi yang berisiko tinggi dengan pemerintah Amerika Serikat.