TREN.BISNISMARKET.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mengumumkan capaian signifikan dalam pembangunan infrastruktur nasional, yakni rampungnya 100% konstruksi fisik Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Tahap I Ruas Gending-Besuki.

Penyelesaian fisik seluruh konstruksi ini telah dicapai sejak bulan April 2026, menandai babak baru dalam konektivitas di ujung timur Pulau Jawa. Jalan tol ini diproyeksikan menjadi arteri utama yang sangat penting bagi pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Dilansir dari Bisnis.com, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, memberikan penjelasan mengenai status terkini proyek strategis tersebut.

"Jalan Tol Prosiwangi dirancang untuk menjadi urat nadi utama komoditas lokal di wilayah Tapal Kuda," jelas Rivan A. Purwantono dalam keterangan resmi pada Senin (29/6/2026).

Rivan melanjutkan bahwa keberadaan tol ini akan membuka akses pasar yang lebih luas dan cepat bagi produk lokal, termasuk komoditas pertanian, perikanan, dan hasil industri kreatif UMKM setempat. Sebelumnya, sektor-sektor ini sering menghadapi kendala logistik yang memakan waktu akibat bergantung pada jalan nasional.

Secara rinci, Rivan memaparkan bahwa Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 km dan Seksi 2 Kraksaan-Paiton sepanjang 11,20 km telah menyelesaikan konstruksi fisik secara tuntas. Kedua seksi ini juga telah berhasil mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO).

Sementara itu, Seksi 3 yang membentang dari Paiton hingga Besuki sepanjang 25,60 km juga telah merampungkan pekerjaan jalan utama (mainroad) hingga 100 persen. Seksi ini saat ini sedang dalam fase finalisasi, meliputi penyelesaian administrasi dan pelaksanaan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

"Proses ULFO ini krusial untuk memastikan seluruh komponen struktural mulai dari jalan, jembatan, sistem drainase, hingga marka jalan telah memenuhi standar keselamatan sebelum resmi dioperasikan," tambah Rivan A. Purwantono.

Kehadiran konektivitas baru ini akan memberikan efisiensi waktu tempuh yang sangat besar bagi pengguna jalan di Jawa Timur. Perjalanan dari Probolinggo ke Besuki diperkirakan akan terpangkas dari semula dua jam menjadi hanya satu jam lima belas menit.