TREN.BISNISMARKET.COM - PT Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi mengumumkan penghentian penjualan varian Veloz yang hanya mengandalkan mesin pembakaran internal murni atau full internal combustion engine (ICE). Keputusan ini diambil bertepatan dengan momentum peluncuran resmi Toyota Veloz Hybrid di pasar domestik Indonesia.
Keputusan strategis ini menjadikan model Veloz kini secara eksklusif dipasarkan dalam balutan teknologi hibrida untuk semua varian yang ditawarkan kepada konsumen. Hal ini merupakan langkah yang cukup berani mengingat dominasi kendaraan berbahan bakar bensin konvensional dalam segmen Low MPV di Indonesia.
Keputusan perusahaan untuk melakukan pengalihan fokus ini didasarkan pada analisis karakteristik konsumen Veloz yang dinilai sangat adaptif terhadap pembaruan teknologi. Pihak manajemen meyakini bahwa segmen pelanggan Veloz memiliki apresiasi tinggi terhadap efisiensi bahan bakar dan inovasi terbaru.
Hal ini disampaikan langsung oleh Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, dalam sebuah pertemuan yang diselenggarakan di wilayah Jakarta Pusat pada Sabtu, 16 Mei 2026. Perusahaan menegaskan bahwa mereka mengedepankan konsep multi-pathway untuk mengakomodasi beragam kebutuhan konsumen.
"Sebetulnya Toyota mengedepankan multi-pathway. Di mana kita mengerti bahwa kebutuhan setiap customer berbeda-beda. Tergantung dari kondisi yang ada, penggunaan yang ada, kemampuan yang ada. Kita di Toyota mencoba bagaimana bisa memenuhi semuanya," ujar Bansar Maduma, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM).
Pendekatan multi-pathway ini diterapkan secara spesifik pada lini MPV kembar mereka, yaitu Avanza dan Veloz, dengan memisahkan target pasar karena profil pelanggan keduanya dianggap tidak sama. Konsumen Veloz secara spesifik dinilai lebih menyukai efisiensi dan teknologi terbaru.
"Salah satunya adalah di lini MPV kita, yaitu adalah Veloz dan Avanza. Memang kalau dilihat customer-nya Veloz, mereka sangat mengapresiasi terhadap efisiensi dan juga teknologi," kata Bansar Maduma, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM).
Karena adanya respons positif konsumen terhadap peningkatan efisiensi dan teknologi, pabrikan asal Jepang ini memutuskan untuk mengalihkan seluruh lini produksi Veloz agar menggunakan sistem penggerak hibrida.
"Sehingga pada saat itu kita memutuskan bahwa Veloz itu semuanya hybrid," ujar Bansar Maduma, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM).