TREN.BISNISMARKET.COM - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan signifikan dalam sesi kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 yang berlangsung di Sirkuit Catalunya. Meskipun menunjukkan performa yang cukup mengesankan, upayanya untuk meraih posisi start yang lebih baik belum membuahkan hasil maksimal.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 16 Mei 2026, saat Veda berkompetisi dalam sesi kualifikasi di mana para pebalap berjuang untuk mendapatkan tempat di babak kualifikasi kedua (Q2). Veda, yang berada di bawah naungan Honda Team Asia, harus bekerja keras di lintasan yang sangat kompetitif tersebut.
Dalam sesi kualifikasi pertama atau Q1, Veda Ega Pratama berhasil mencatatkan waktu tercepatnya pada angka 1 menit 47,630 detik. Sayangnya, waktu tersebut dinilai belum cukup kuat untuk menembus batas aman yang ditetapkan oleh regulasi balapan.
Pada awal sesi, Veda sempat menunjukkan potensi besar dengan menempati posisi keempat, yang merupakan zona aman untuk melaju ke Q2. Namun, dinamika persaingan yang ketat membuat posisinya terus tergeser seiring berjalannya waktu.
Pada menit-menit krusial menjelang akhir sesi, posisi Veda terus menurun hingga akhirnya ia harus puas berada di urutan ketujuh. Sesuai dengan regulasi Moto3, hanya empat pebalap dengan catatan waktu tercepat dari Q1 yang berhak melanjutkan ke fase Q2.
Hasil dari sesi kualifikasi tersebut menentukan posisi start Veda untuk balapan utama yang akan datang. Akibat finis di urutan ketujuh pada Q1, Veda harus memulai balapan dari barisan ketujuh, tepatnya di posisi ke-21.
Sementara itu, posisi pole position untuk Moto3 Catalunya 2026 berhasil direbut oleh Valentin Perrone yang mencatatkan waktu fantastis 1 menit 46,679 detik. David Munoz menempati posisi kedua, diikuti oleh Brian Uriarte di urutan ketiga.
Meskipun harus memulai dari posisi tengah grid, Veda Ega Pratama masih memiliki peluang untuk meraih poin dalam balapan utama. Hal ini mengingat performa impresif yang kerap ia tunjukkan pada seri-seri sebelumnya musim ini.
"Perjuangan tersebut masih belum mampu menempatkannya di posisi start yang menguntungkan," mengutip dari artikel yang dipublikasikan pada 16 Mei 2026 pukul 18:46 WIB.