TREN.BISNISMARKET.COM - Sebuah analisis mendalam menggunakan kecerdasan buatan (AI) telah memprediksi Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026. Prediksi ini dihasilkan setelah AI melakukan simulasi pertandingan sebanyak 50.000 kali.
AI yang digunakan dalam simulasi ini adalah Claude, sebuah model bahasa besar yang dikembangkan untuk berbagai tugas, termasuk analisis data kompleks. Dalam kasus ini, Claude membantu membangun sistem pemeringkatan dan simulasi turnamen sepak bola internasional.
Proses simulasi ini didasarkan pada data historis pertandingan sepak bola internasional yang sangat luas. Sistem ini mengolah lebih dari 49.000 pertandingan resmi tim nasional putra yang berlangsung sejak tahun 1872, mencakup berbagai ajang seperti Piala Dunia, kualifikasi, kejuaraan kontinental, hingga laga persahabatan.
Divyesh Vekariya, seorang Senior iOS Engineer, menjadi pihak yang membangun sistem pemeringkatan dan simulasi ini dengan bantuan Claude. Ia menjelaskan bahwa Claude sangat membantu dalam berbagai tahapan, mulai dari pemahaman masalah, pengumpulan data, pembuatan sistem peringkat, validasi model, hingga eksekusi simulasi turnamen.
"Saya meminta Claude memahami bentuk masalah ini dalam bahasa sederhana, mengumpulkan data historis, membangun sistem peringkat, memvalidasinya, mensimulasikan bagan pertandingan," tulis Vekariya dalam laman Medium.
Vekariya menambahkan peran AI dalam proses ini, "Dan Claude mengerjakan sebagian besar tugas beratnya, menulis pipeline data, menyesuaikan model, menjalankan 50.000 simulasi turnamen, serta menghasilkan grafik-grafik."
Sistem pemeringkatan yang digunakan mengadopsi metode Elo, sebuah sistem yang umum digunakan dalam olahraga seperti catur. Metode ini memberikan bobot pada hasil pertandingan, di mana kemenangan meningkatkan peringkat tim, sementara kekalahan dari tim berperingkat lebih rendah dapat menurunkan peringkat secara signifikan.
Selain itu, model ini juga mempertimbangkan berbagai faktor lain yang mempengaruhi hasil pertandingan. Hal-hal seperti tingkat kejutan hasil pertandingan, selisih gol, dan signifikansi suatu laga, misalnya Piala Dunia yang memiliki bobot lebih besar daripada pertandingan persahabatan, turut diperhitungkan.
Berdasarkan pemeringkatan yang dihasilkan, Spanyol dan Argentina menduduki posisi teratas, mengungguli tim-tim kuat lainnya. Prancis, Inggris, dan Portugal berada di lapisan berikutnya dalam daftar peringkat yang dibuat oleh AI.