• TREN.BISNISMARKET.COM -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona positif pada perdagangan Kamis, 16 Juni 2026. Kenaikan yang signifikan sebesar 66,24 poin atau 1,1% membawa indeks acuan bursa nasional ini menembus level psikologis 6.100, mencapai angka penutupan 6.108,21.

Pergerakan pasar saham hari ini menunjukkan optimisme yang cukup luas. Tercatat sebanyak 385 saham mengalami kenaikan, sementara 254 saham lainnya harus tertekan turun, dan 326 saham terpantau stagnan.

Nilai transaksi harian mencapai angka fantastis sebesar Rp 13,22 triliun. Perdagangan ini melibatkan total 26,23 miliar lembar saham yang berpindah tangan melalui 2,27 juta kali transaksi, mencerminkan likuiditas pasar yang terjaga.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) pun turut terangkat, dengan total nilai yang mencapai Rp 10.659 triliun pada penutupan sesi perdagangan hari ini.

Sejumlah saham unggulan menjadi penopang utama kenaikan IHSG sepanjang hari. Saham-saham seperti Amman Mineral (AMMN), Bank Mandiri (BMRI), Astra (ASSI), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menunjukkan performa positif yang berkontribusi signifikan.

Meskipun demikian, pergerakan IHSG sempat tertahan oleh emiten DCI Indonesia (DCII). Penurunan harga saham DCII, meskipun dengan volume transaksi yang tergolong kecil, sempat memangkas sekitar 15 poin dari perolehan IHSG.

"Penurunan harga DCII sempat memangkas sekitar 15 poin IHSG, menjadikannya kontributor negatif terbesar terhadap pergerakan indeks," ujar seorang analis pasar modal yang enggan disebutkan namanya.

Bahkan, saham DCII sempat membuat IHSG menyentuh zona merah pada 30 menit awal perdagangan. Saham emiten yang terafiliasi dengan Toto Sugiri ini sempat melemah tajam ke level 183.900, atau terkoreksi sekitar 7,4% dari harga penutupan sebelumnya.