TREN.BISNISMARKET.COM - Perkembangan signifikan terjadi di tengah ketidakpastian pasokan semikonduktor global, di mana krisis kekurangan memori telah melanda dunia selama beberapa bulan terakhir. Menanggapi tantangan ini, dua pemain besar industri, Nvidia dari Amerika Serikat dan SK Hynix dari Korea Selatan, mengumumkan langkah strategis bersama.

Kedua perusahaan teknologi raksasa tersebut dikabarkan akan berkolaborasi erat untuk menyiasati masalah kelangkaan komponen vital ini. Pengumuman resmi mengenai kemitraan strategis ini dijadwalkan berlangsung pada hari pengumuman tersebut.

Juru bicara dari SK Hynix telah mengonfirmasi kebenaran adanya rencana kerja sama ini kepada publik. Pihaknya juga menambahkan bahwa inisiatif ini akan dihadiri langsung oleh Chairman SK Hynix, Chey Tae-won, dan CEO Nvidia, Jensen Huang.

Jensen Huang sendiri turut mengamini rencana pengumuman bersama dengan SK Hynix tersebut, meskipun ia menjaga kerahasiaan mengenai detail spesifik dari kerja sama yang akan diumumkan. Hal ini menunjukkan bahwa langkah ini merupakan upaya terkoordinasi tingkat tinggi.

"Kami bekerja di sejumlah industri, dari superkomputer AI hingga CPU, PC baru dan robotika. Jadi kami di sini merencanakan dan mungkin besok akan ada sejumlah pengumuman," kata Huang Dikutip dari Reuters, Senin (8/6/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Jensen Huang juga memberikan pandangannya mengenai durasi krisis pasokan yang sedang berlangsung di seluruh dunia. Ia tidak memberikan optimisme bahwa krisis ini akan segera usai dalam waktu dekat.

Huang menyebutkan bahwa masalah kekurangan pasokan ini telah menjalar ke seluruh rantai pasokan industri. Ia memprediksi bahwa situasi ini memiliki kemungkinan untuk terus berlanjut dalam rentang waktu beberapa tahun ke depan.

"Seluruh rantai pasokan industri, dari wafer hingga kemasan hingga fotonik silikon...semuanya mengalami kekurangan pasokan karena permintaan tinggi. Ini akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan," ucapnya.

Pertemuan antara para pemimpin kedua perusahaan ini berlangsung di Seoul, Korea Selatan, di mana Huang sempat bertemu dengan Chairman Chey Tae-won dan eksekutif SK Hynix lainnya, termasuk CEO Kwak Noh-jung. Momen santai tersebut diabadikan saat mereka menikmati hidangan ayam goreng dan bir atau yang dikenal sebagai 'chimaek' di restoran Kkanbu Chicken.