TREN.BISNISMARKET.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mempersiapkan langkah antisipatif terkait potensi lonjakan penumpang transportasi publik selama acara nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia yang akan diselenggarakan di Jakarta International Stadium (JIS). Rencana ini mencakup penyesuaian operasional moda transportasi utama seperti Kereta Rel Listrik (KRL) dan layanan Transjakarta.
Langkah koordinasi ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas warga yang diperkirakan akan memadati kawasan JIS pada hari pelaksanaan acara nobar tersebut. Pengaturan jadwal ini menjadi krusial mengingat besarnya antusiasme masyarakat terhadap gelaran akbar sepak bola dunia.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait operasional transportasi. Koordinasi ini melibatkan operator KRL dan operator Transjakarta untuk memetakan kebutuhan penambahan atau penyesuaian jam layanan.
"Kami sedang berkoordinasi dengan operator KRL dan Transjakarta untuk memastikan layanan transportasi publik berjalan optimal saat acara nobar Piala Dunia di JIS," ujar Syafrin Liputo.
Syafrin menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal ini akan berfokus pada peningkatan frekuensi perjalanan, khususnya pada jam-jam puncak kedatangan dan kepulangan penonton. Tujuannya adalah mencegah penumpukan penumpang di stasiun dan halte sekitar area JIS.
Selain pengaturan jadwal, Dishub DKI juga akan mengintensifkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar JIS untuk mendukung pergerakan bus Transjakarta dan layanan angkutan umum lainnya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya komprehensif manajemen keramaian.
Lebih lanjut, Syafrin Liputo juga menekankan pentingnya masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka sejak jauh hari. Ia berpesan agar penonton memanfaatkan transportasi publik yang telah disiapkan pemerintah daerah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum dan merencanakan perjalanan mereka dengan baik agar tidak terjadi penumpukan yang tidak perlu," kata Syafrin Liputo.
Rencana detail mengenai rute tambahan atau perpanjangan jam operasional akan segera diumumkan setelah semua aspek teknis dan koordinasi dengan operator selesai dimatangkan. Pemprov DKI berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kesuksesan acara nobar tersebut.