TREN.BISNISMARKET.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penyesuaian atau penambahan terhadap golongan prioritas yang berhak mendapatkan layanan gratis menggunakan Bus Transjabodetabek.

Rencana penyesuaian ini muncul seiring dengan rencana kenaikan tarif layanan Bus Transjabodetabek yang saat ini sedang memasuki tahap pengkajian mendalam oleh pihak terkait.

Kebijakan penyesuaian golongan prioritas ini merupakan respons langsung terhadap potensi dampak kenaikan harga layanan transportasi publik tersebut di masa mendatang.

"Kalau nanti akan ada penyesuaian harga, maka pasti ada golongan yang akan terkena. Nah kami sedang menghitung kelompok mana yang mungkin kita akan berikan tambahan di luar yang 15 yang sudah kita putuskan," ujar Pramono Anung kepada awak media di Gajah Mada Plaza Mall, Jakarta Pusat, pada Kamis (9/6/2026).

Pramono Anung menambahkan bahwa keputusan mengenai jumlah penambahan golongan prioritas, apakah akan menjadi enam atau jumlah lainnya, akan segera ditetapkan dalam waktu dekat.

"Apakah itu nanti menjadi tambah 6 dan sebagainya, segera akan diputuskan," sambungnya.

Sebelumnya, Gubernur juga telah menyampaikan bahwa pembahasan mengenai kemungkinan kenaikan tarif Transjabodetabek sedang dibahas secara intensif oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pemprov DKI Jakarta.

Meskipun ada penyesuaian tarif yang mungkin terjadi, pihak Pemprov memastikan akan tetap berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan menambah armada bus agar kenyamanan pengguna tetap terjaga.

Sementara itu, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, mengonfirmasi bahwa proses penentuan tarif Transjabodetabek masih terus dibahas secara komprehensif.