TREN.BISNISMARKET.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Pramono Anung Wibowo menyuarakan harapan besar agar fasilitas kesehatan yang tersedia di Ibu Kota dapat menjadi pilihan utama bagi seluruh warga Jakarta. Imbauan ini disampaikan untuk mengurangi kecenderungan masyarakat memilih rumah sakit di luar negeri untuk mendapatkan perawatan medis.

Upaya ini didasarkan pada pertimbangan bahwa berobat di dalam negeri, khususnya di Jakarta, tidak hanya memberikan kemudahan akses bagi pasien dan keluarganya. Hal ini juga secara signifikan dapat membantu menjaga stabilitas aliran devisa negara agar tidak keluar secara masif.

Momentum penegasan ini disampaikan Gubernur saat menghadiri acara peresmian Rumah Sakit Mayapada yang berlokasi di Cakung, Jakarta Timur. Peresmian tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 9 Juli 2026, menandai bertambahnya kapasitas layanan kesehatan di wilayah timur Jakarta.

Pramono Anung secara spesifik mencontohkan fasilitas yang sudah tersedia di Jakarta, di mana kualitasnya dinilai telah setara dengan rumah sakit internasional. Ia menekankan bahwa warga tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke luar negeri seperti Penang atau Singapura.

"Saya berharap bahwa ini akan menjadi pilihan bagi warga kita yang selama ini rumah sakitnya mau di Penang, di Singapura, udah nggak usah jauh-jauh, di Jakarta aja, di Mayapada aja, karena mereka mempunyai fasilitas yang sungguh sangat baik dan lengkap," kata Pramono saat peresmian Rumah Sakit Mayapada di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (9/7/2026).

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa status Jakarta saat ini telah berubah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024. Jakarta kini menyandang peran ganda sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional, sembari tetap berfungsi sebagai ibu kota negara.

Menurut pandangan Gubernur, pembangunan citra kota yang berkelanjutan harus berfokus pada tiga pilar utama, yaitu sektor pendidikan, sektor kesehatan, dan peningkatan kualitas kehidupan sosial masyarakat. Ketiga aspek ini dinilai terus menunjukkan tren perbaikan dari waktu ke waktu.

Sektor kesehatan menjadi salah satu fokus prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya pembenahan infrastruktur dan layanan kota. Gubernur berharap investasi fasilitas kesehatan seperti yang dilakukan Mayapada Hospital dapat mendukung visi Jakarta menjadi kota dengan kesadaran kesehatan yang unggul.

Pramono Anung menegaskan harapannya agar fasilitas kesehatan yang baru diresmikan tersebut mampu menjadi tolok ukur baru dalam layanan kesehatan. "Saya sungguh berharap Rumah Sakit Mayapada ini menjadi rumah sakit internasional yang benchmark-nya, rujukannya, jangan lah dengan rumah sakit yang ada di Indonesia," jelas dia.