TREN.BISNISMARKET.COM - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengajukan usulan perubahan skema pendanaan layanan penyeberangan perintis. Perusahaan BUMN ini menghendaki beralih dari subsidi perintis menjadi skema Public Service Obligation (PSO) demi memastikan pendanaan yang lebih berkelanjutan ke depannya.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah mengajukan permohonan penguatan dukungan anggaran untuk penyelenggaraan layanan perintis hingga akhir tahun ini. Tujuannya adalah agar pendanaan layanan publik ini memiliki kepastian yang lebih baik dan berkelanjutan.

"Sehingga pendanaan layanan publik memiliki kepastian yang lebih baik dan berkelanjutan," ujar Heru Widodo dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).

Heru Widodo menekankan peran krusial layanan penyeberangan perintis. Menurutnya, layanan ini tidak hanya berfungsi menghubungkan antarpulau, tetapi juga menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi logistik, serta akses vital terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi.

Ia pun mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah dan DPR RI yang telah menyetujui adanya tambahan anggaran subsidi sebesar Rp139 miliar. Anggaran tambahan ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan layanan perintis hingga akhir tahun 2026.

Berkat tambahan anggaran tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry kembali mengoperasikan layanan penyeberangan perintis sejak hari Senin (20/7/2026). Hal ini disambut baik oleh masyarakat yang bergantung pada layanan tersebut.

Di wilayah kerja ASDP Cabang Kupang, beberapa kapal telah kembali beroperasi. KMP Ile Mandiri melayani lintasan Larantuka–Solor, Solor–Lewoleba, Adonara (Deri)–Baranusa, Baranusa–Bakalang, serta Bakalang–Kalabahi. Sementara itu, KMP Uma Kalada melayani lintasan Raijua–Sabu dan Waingapu–Raijua.

KMP Ile Ape juga telah kembali beroperasi pada lintasan Kewapante–Palue, Palue–Marapokot, Kewapante–Pemana, dan Kewapante–Pulau Besar. Tak ketinggalan, KMP Namparnos melayani lintasan Kalabahi–Pulau Pura, Pulau Pura–Teluk Gurita, dan Teluk Gurita–Maritaing.

Sementara itu, di wilayah kerja ASDP Cabang Sape, KMP Komodo telah kembali melayani lintasan Labuan Bajo–Pulau Rinca. KMP Cucut pun kini beroperasi pada lintasan Labuan Bajo–Waingapu, memperluas jangkauan layanan di wilayah tersebut.