TREN.BISNISMARKET.COM - Pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 10:03 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan tren penguatannya. Indeks acuan bursa saham Indonesia ini tercatat berada di level 6.226 poin.

Di sisi lain, pergerakan nilai tukar Rupiah masih menunjukkan tren pelemahan terhadap Dolar Amerika Serikat. Mata uang Garuda diperdagangkan pada angka Rp 17.970 per Dolar AS.

Perkembangan pasar komoditas menunjukkan dinamika yang cukup signifikan. Harga minyak mentah terpantau melonjak tajam, menembus level USD 80 per barel.

Kenaikan harga minyak ini terjadi seiring dengan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Eskalasi konflik kedua negara kembali menjadi perhatian pasar global.

Sementara itu, komoditas emas justru mengalami tekanan. Harga emas tercatat kembali tertekan dan bergerak di kisaran Rp 4.000 per troy ons.

Fenomena kontras ini menunjukkan bagaimana sentimen pasar terhadap isu-isu global dapat memengaruhi aset yang berbeda secara signifikan. Ketidakpastian geopolitik seringkali menjadi pemicu pergerakan harga yang volatil.

Ulasan mendalam mengenai perkembangan ini disajikan oleh Shafinaz Nachiar dalam program Profit di CNBC Indonesia. Analisisnya memberikan gambaran lebih rinci mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan pasar.

"Harga minyak melonjak ke atas USD 80 per barel seiring dengan memanasnya kembali konflik AS-Iran," demikian kutipan dari ulasan tersebut, yang disampaikan oleh Shafinaz Nachiar.

"Harga emas kembali tertekan dikisaran Rp 4.000 per troy ons," tambahnya dalam analisis yang sama, menyoroti penurunan nilai komoditas logam mulia ini.