TREN.BISNISMARKET.COM - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan kinerja impresif pada kuartal II-2026, terutama dalam penyaluran kredit ke sektor pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Segmen ini mengalami lonjakan tajam sebesar 41,6% secara tahunan (yoy).
Pertumbuhan kredit ke ekosistem pemerintah dan BUMN ini menjadi salah satu motor penggerak utama kinerja Bank Mandiri. Total kredit yang disalurkan perseroan mencapai Rp1.592 triliun, melesat 19,9% yoy, jauh melampaui rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan nasional.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menjelaskan bahwa peran bank dalam mendukung ekosistem ini krusial. Bank Mandiri memposisikan diri sebagai penopang berbagai program strategis nasional yang dijalankan oleh pemerintah dan BUMN.
"Pemberian kredit ini berdampak langsung dan peningkatan layanan publik," ujar Riduan. Ia menambahkan bahwa dukungan ini mencakup sektor energi, ketahanan pangan, serta program pembiayaan produktif seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Pertumbuhan kredit yang kuat ini juga sejalan dengan membaiknya kondisi fiskal pemerintah pada kuartal II-2026. Penerimaan dan belanja negara mengalami akselerasi, membuka ruang bagi pemerintah untuk mendorong program prioritas.
Kondisi fiskal yang solid ini, menurut Riduan, memberikan peluang sinergi pembiayaan yang lebih besar bagi perbankan nasional. Hal ini memungkinkan pemerintah tidak hanya mampu, tetapi juga aktif mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Dengan demikian, pemerintah tidak hanya mampu, tapi mendorong ekonomi," kata Riduan. Ia juga menyoroti peran kebijakan moneter yang suportif dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan keberlanjutan pertumbuhan.
Selain sektor pemerintah dan BUMN, Bank Mandiri juga mencatat pertumbuhan positif pada ekosistem bisnis penopang ekonomi sebesar 17,7% yoy. Peran sebagai mitra strategis perusahaan besar nasional turut berkontribusi pada angka ini.
Ekosistem UMKM kerakyatan juga menunjukkan geliat dengan pertumbuhan kredit sebesar 15,7% yoy. Upaya ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam mendorong pemerataan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.