TREN.BISNISMARKET.COM - PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (BAUT), emiten yang dikenal sebagai produsen mur dan baut, telah menetapkan ambisi besar untuk tahun 2026. Perusahaan ini menargetkan pertumbuhan penjualan neto mencapai lebih dari 30 persen, yang berarti omzet perusahaan diproyeksikan menyentuh angka Rp180 miliar.

Target ambisius ini rencananya akan dicapai melalui eksekusi sejumlah proyek strategis yang telah disiapkan serta percepatan implementasi peta jalan digital yang tengah digalakkan. Hal ini diungkapkan oleh manajemen perusahaan dalam upaya menggenjot kinerja pasca tantangan tahun sebelumnya.

Untuk mendukung peningkatan omzet tersebut, BAUT berencana menambah dua outlet RJ Steel secara bertahap di wilayah DKI Jakarta sepanjang tahun 2026. Penambahan ini akan melengkapi 22 outlet yang sudah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia hingga penghujung tahun 2025.

Selain ekspansi fisik, BAUT juga fokus pada peningkatan efisiensi internal untuk memastikan pembukuan laba bersih yang berkelanjutan mulai tahun ini. Salah satu langkah efisiensi biaya yang diterapkan adalah optimasi hingga enam persen melalui pemangkasan total Stock Keeping Unit (SKU) sebesar 15 persen.

Langkah pemangkasan SKU ini bertujuan utama untuk menekan biaya manajemen gudang yang selama ini menjadi salah satu komponen biaya operasional. Pihak manajemen yakin bahwa kombinasi ekspansi dan akselerasi digital akan menempatkan perusahaan pada jalur pertumbuhan yang solid.

"Dengan ekspansi yang akan dilakukan Perseroan sebagai target 2026 dan akselerasi digital, Perseroan berada pada jalur yang solid untuk mencapai pertumbuhan omzet lebih dari 30 persen,” ujar Foong Tak Hoy, Direktur Utama BAUT.

BAUT juga terus berupaya meningkatkan volume penjualan dengan memperluas kemitraan di berbagai sektor vital seperti manufaktur, konstruksi, furnitur, hingga proyek strategis nasional. Selain itu, distribusi merek FastFix ke jaringan ritel nasional juga menjadi fokus utama.

"Strategi tersebut bertujuan mendorong profitabilitas berkelanjutan di FY2026 dan seterusnya,” ungkap Foong Tak Hoy, Direktur Utama BAUT.

Dilansir dari Money pada Selasa (19/5/2026), manajemen berkomitmen memperkuat hubungan dengan pemegang saham dan investor melalui peningkatan keterbukaan informasi dan komunikasi rutin mengenai pencapaian strategis perusahaan.