TREN.BISNISMARKET.COM - PT Bank BCA Syariah berhasil mencatatkan total aset mencapai Rp19,9 triliun per April 2026, didukung oleh jaringan operasional yang tersebar luas di seluruh Indonesia. Pencapaian ini menjadi landasan bagi bank untuk terus memperkuat layanan keuangan syariah di Tanah Air.
Perkembangan aset tersebut merupakan indikasi pertumbuhan signifikan, yakni mencapai 18,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan tren positif dalam kinerja keuangan bank syariah tersebut.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan, BCA Syariah secara resmi meluncurkan proposisi merek baru yang diberi nama "Sahabat Berkahmu" pada Kamis, 14 Mei 2026. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kedekatan emosional dan fungsional dengan para nasabah.
Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati, menyatakan bahwa penguatan layanan ini didukung oleh 79 jaringan kantor yang telah tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Jaringan fisik ini melengkapi layanan digital yang terus dikembangkan.
"Penguatan layanan turut didukung oleh 79 jaringan yang tersebar di berbagai kota besar Indonesia," kata Yuli Melati, Presiden Direktur BCA Syariah.
Identitas merek baru ini, menurut manajemen, menegaskan komitmen perusahaan untuk berperan sebagai mitra sejati dalam mendampingi setiap tahapan perjalanan hidup nasabah. Transformasi ini diharapkan melampaui sekadar transaksi perbankan konvensional.
"Selama 16 tahun, kami telah menemani perjalanan finansial masyarakat Indonesia. ‘Sahabat Berkahmu’ adalah penegasan bahwa ke depan, kami ingin hadir lebih dalam, bukan hanya di transaksi, tetapi di setiap ikhtiar nasabah dalam mencapai kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah," tutur Yuli Melati.
Untuk merealisasikan visi tersebut, BCA Syariah menerapkan tiga pilar strategis utama, meliputi pemutakhiran aplikasi mobile banking BSya, perluasan kemitraan dengan berbagai komunitas, serta aktivasi inklusif yang menyasar generasi muda.
Fokus utama dalam langkah digitalisasi adalah mengintegrasikan kebutuhan harian nasabah, layanan ibadah, dan peluang investasi sesuai prinsip syariah dalam satu platform digital. Hal ini sejalan dengan perkembangan gaya hidup nasabah modern.