TREN.BISNISMARKET.COM - PT Bio Farma (Persero) secara proaktif memperluas jangkauan kerja sama internasionalnya di sektor kesehatan. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam forum diplomatik bersama perwakilan negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis perusahaan BUMN farmasi tersebut untuk memperkuat hubungan bilateral dan mencari peluang investasi baru. Partisipasi ini dilaksanakan dalam forum 2nd Ambassadors’ Dialogue yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Perusahaan pelat merah ini menjadi salah satu entitas kunci Indonesia yang mempresentasikan kapabilitas bisnisnya di hadapan para diplomat asing serta pelaku usaha internasional yang hadir. Momen ini dimanfaatkan untuk memamerkan potensi sektor kesehatan Indonesia di panggung global.
Direktur Sales Bio Farma, Fitri Puspadewi, menyampaikan visi perusahaan mengenai arah kolaborasi global yang sedang digalakkan oleh korporasi tersebut. Ia menekankan bahwa kemitraan internasional memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar transaksi perdagangan biasa.
"Bio Farma memandang kerja sama internasional tidak hanya sebatas hubungan perdagangan, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas, transfer teknologi, serta pembangunan ekosistem kesehatan yang berkelanjutan. Kami ingin menghadirkan kolaborasi yang memberikan manfaat bersama bagi seluruh pihak," ujar Fitri Puspadewi, Direktur Sales Bio Farma.
Kawasan Amerika Latin dan Karibia dinilai memiliki signifikansi strategis yang besar bagi pengembangan bisnis Bio Farma Group dan perluasan akses terhadap produk kesehatannya. Wilayah ini menawarkan potensi pasar yang menjanjikan bagi pertumbuhan perusahaan.
Fitri Puspadewi juga menyoroti kesamaan tantangan dalam memperluas akses layanan kesehatan di kawasan tersebut, yang membuka pintu bagi kemitraan yang saling menguntungkan. "Kawasan Amerika Latin dan Karibia merupakan wilayah strategis bagi Bio Farma Group karena memiliki kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang serta peluang kolaborasi panjang yang sangat terbuka. Kami melihat adanya kesamaan tantangan dalam memperluas akses kesehatan, sehingga kolaborasi dapat dibangun dengan pendekatan kebutuhan dan manfaat bersama," kata Fitri Puspadewi, Direktur Sales Bio Farma.
Melalui forum tersebut, Bio Farma memperkenalkan secara komprehensif kapabilitasnya, mulai dari riset dan pengembangan, manufaktur, hingga sistem distribusi produk life science ke pasar global. Tujuan utamanya adalah memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai kesehatan dunia.
"Forum ini juga menjadi sarana penting untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan pasar internasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai kesehatan global," ujar Fitri Puspadewi, Direktur Sales Bio Farma.