TREN.BISNISMARKET.COM - Kehadiran pemilik tim, Valentino Rossi, di Sirkuit Catalunya pada hari Selasa (19/5/2026) terbukti menjadi katalisator positif bagi performa tim Pertamina Enduro VR46 dalam ajang MotoGP Catalunya 2026. Dukungan langsung dari sang legenda balap ini memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian tim sepanjang akhir pekan balapan.

Puncak dari dukungan tersebut terlihat jelas pada performa gemilang Fabio di Giannantonio, yang berhasil meraih kemenangan kedua dalam kariernya di kelas utama MotoGP. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Rossi membawa energi baru bagi para pebalap.

Di Giannantonio secara terbuka mengakui bahwa peran sang legenda sangat krusial dalam menunjang performa tim selama kompetisi berlangsung di Spanyol. Dukungan emosional yang diberikan Rossi menjadi faktor penentu dalam mengamankan hasil terbaik tersebut.

Pebalap yang akrab disapa Diggia tersebut mengungkapkan betapa berharganya momen tersebut, terutama saat merayakan kemenangan bersama sang pemilik tim. Ia menyampaikan, "Sangat luar biasa Vale ada di sini. Dia sangat membantu kami selama akhir pekan, dan merayakan kemenangan bersamanya adalah sesuatu yang tidak pernah saya impikan," ujar Diggia, Pebalap Pertamina Enduro VR46.

Meskipun bentuk dukungan spesifik yang diberikan Rossi tidak dijelaskan secara rinci, momen emosional tercipta jelas di lintasan ketika kedua figur tersebut merayakan hasil balapan bersama. Momen tersebut menggarisbawahi ikatan kuat antara pemilik tim dan para pebalapnya.

Diggia melanjutkan dengan menggambarkan suasana emosional yang melingkupi pencapaian tersebut. Ia mengatakan, "Jadi, hal itu terjadi, sungguh luar biasa. Saat saya berhenti, itu adalah momen yang cukup emosional di lintasan bersamanya. Ini hari yang gila, percayalah, hari yang gila. Tapi saya senang dengan banyak hal,” kata Diggia, Pebalap Pertamina Enduro VR46.

Berkat konsistensi performa yang ia tunjukkan sepanjang musim berjalan, Fabio di Giannantonio kini berhasil menempati posisi keempat dalam klasemen sementara kejuaraan dunia. Ia hanya terpaut 24 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi.

Selain Diggia, rekan setimnya, Franco Morbidelli, juga merasakan dampak positif dari pendampingan langsung Rossi. Morbidelli berhasil mencatatkan hasil kualifikasi yang kuat dengan meraih posisi start kedua.

Lebih lanjut, Morbidelli juga menunjukkan peningkatan performa di hari balapan, di mana ia sukses finis di urutan ketujuh pada Sprint Race. Puncak performanya diakhiri dengan posisi sepuluh besar pada balapan utama di Sirkuit Catalunya.