TREN.BISNISMARKET.COM - Pergerakan harga jual berbagai lini produk iPhone di pasar domestik Indonesia menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan pada akhir bulan Mei 2026. Informasi ini didapatkan dari pemantauan harga di beberapa distributor resmi terkemuka di Tanah Air.
Kenaikan harga ini secara spesifik terlihat pada beberapa varian terbaru, meskipun tidak semua seri mengalami penyesuaian ke arah yang sama. Beberapa model justru dilaporkan mempertahankan harga jual atau bahkan mengalami sedikit penurunan harga.
Pemicu utama dari koreksi kenaikan harga ini diduga kuat berkaitan dengan fluktuasi nilai tukar mata uang asing, khususnya penguatan nilai Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah. Penyesuaian ini mencakup Suggested Retail Price (SRP) yang diterapkan oleh distributor resmi.
Data yang dikumpulkan dari distributor resmi seperti iBox, Blibli, dan Digimap mengonfirmasi bahwa penyesuaian harga eceran telah mulai diberlakukan sejak tanggal 25 Mei 2026. Hal ini berdampak langsung pada harga yang harus dibayar oleh konsumen.
Bagi konsumen yang masih mengincar seri pendahulu, varian iPhone dengan spesifikasi paling dasar masih dapat ditemukan dengan harga di bawah Rp 10 juta. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan penyesuaian harga antar generasi produk Apple.
Namun, nasib berbeda dialami oleh suksesor seri pendahulu tersebut, yang dilaporkan mengalami lonjakan harga cukup drastis, bahkan mencapai Rp 2 juta pada beberapa konfigurasi. Hal ini menunjukkan dampak langsung pelemahan kurs terhadap produk-produk yang lebih baru.
Varian reguler dari generasi keenam belas (iPhone 16 Series) secara kompak mengalami kenaikan harga sebesar Rp 1 juta dari banderol harga awal mereka. Sementara itu, model entry-level premium justru mendapatkan keuntungan berupa pemangkasan harga yang cukup besar.
Lini paling gres, yaitu iPhone 17 Series, yang menempati kasta tertinggi di segmen smartphone premium, juga tidak luput dari penyesuaian harga ini. Khusus untuk model Pro dan Pro Max, konsumen harus siap menghadapi kenaikan harga yang berkisar antara Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta.
Dilansir dari Detik iNET, disebutkan bahwa fluktuasi ini tidak memukul rata semua seri, di mana beberapa varian dilaporkan bertahan di angka lama dan sebagian lainnya mengalami penurunan.