TREN.BISNISMARKET.COM - Fenomena layanan pembiayaan Buy Now, Pay Later (BNPL) atau yang lebih dikenal sebagai paylater terus menunjukkan tren positif yang signifikan di sektor jasa keuangan Indonesia. Pertumbuhan ini mencerminkan adaptasi masyarakat terhadap metode pembayaran non-tunai yang semakin populer.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini merilis data terkini mengenai perkembangan pembiayaan jenis ini yang disalurkan oleh perusahaan pembiayaan. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang cukup substansial dalam portofolio kredit paylater.

Secara spesifik, berdasarkan catatan OJK, total penyaluran pembiayaan paylater yang berhasil dibukukan oleh perusahaan pembiayaan tercatat menyentuh angka fantastis. Nilai total penyaluran tersebut mencapai Rp 12,93 triliun pada periode tersebut.

Angka monumental ini merupakan akumulasi data hingga bulan April tahun 2026 mendatang. Hal ini mengindikasikan bahwa infrastruktur dan adopsi layanan paylater di kalangan multifinance semakin matang dan dipercaya oleh konsumen.

Pertumbuhan ini merefleksikan bagaimana layanan pembiayaan berbasis konsumsi jangka pendek ini telah menjadi bagian integral dari ekosistem transaksi ritel di Indonesia. Peningkatan ini patut dicermati oleh para pemangku kepentingan industri.

Dikutip dari OJK, besaran penyaluran pembiayaan BNPL alias paylater oleh perusahaan pembiayaan telah mencapai angka Rp 12,93 triliun per April 2026. Pernyataan ini menegaskan besarnya volume transaksi yang difasilitasi oleh layanan tersebut.

Pertumbuhan sebesar 56,92% per April 2026 menjadi indikator kuat bahwa permintaan konsumen terhadap fleksibilitas pembayaran sangat tinggi. Angka ini menunjukkan efektivitas strategi penjualan produk paylater oleh perusahaan pembiayaan.

Pertumbuhan signifikan ini juga menunjukkan bahwa pengawasan dan regulasi OJK berjalan efektif dalam menjaga stabilitas dan keamanan penyaluran dana paylater di tengah ekspansi yang cepat ini.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Keuangan.kontan. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.