TREN.BISNISMARKET.COM - Mobil listrik perdana dari Suzuki, yang dikenal sebagai e Vitara, baru saja menyelesaikan serangkaian pengujian keselamatan oleh Australasian New Car Assessment Program (ANCAP). Hasilnya, kendaraan ramah lingkungan ini berhasil mengamankan predikat keselamatan dengan meraih peringkat empat bintang.
Pengujian ketat ini dilaksanakan terhadap kendaraan yang diproduksi di India tersebut, dan hasilnya diumumkan secara resmi pada hari Rabu (13/5/2026) waktu setempat. Pencapaian ini dinilai sangat krusial bagi Suzuki dalam upaya memuluskan strategi pemasaran global produk elektrifikasi mereka di berbagai pasar, termasuk Indonesia.
Analisis mendalam menunjukkan bahwa struktur kabin e Vitara menampilkan performa yang cukup solid saat menghadapi simulasi tabrakan frontal. Data yang dirilis menunjukkan performa yang memuaskan bagi produsen otomotif tersebut.
Pada kategori spesifik Perlindungan Penumpang Dewasa, Suzuki e Vitara sukses membukukan skor sebesar 77 persen. Meskipun demikian, tim penguji ANCAP memberikan perhatian khusus terhadap proteksi bagian dada pengemudi.
"Meskipun struktur kabin dinyatakan stabil, tim penguji memberikan catatan proteksi pada bagian dada pengemudi yang hanya berada pada level mencukupi saat terjadi tabrakan offset depan," demikian temuan yang didapatkan dari pengujian tersebut.
Lebih lanjut, performa perlindungan terhadap penumpang anak mendapatkan apresiasi tinggi dari lembaga pengujian tersebut. Kendaraan ini meraih skor yang lebih superior, mencapai angka 87 persen dalam aspek ini.
Tingkat keamanan pada area tubuh kritis untuk boneka uji dengan usia enam dan sepuluh tahun berhasil mendapatkan nilai maksimum. Hal ini berlaku baik dalam skenario tabrakan yang terjadi dari arah samping maupun frontal.
Aspek teknologi keselamatan aktif juga menjadi penentu skor akhir, menyumbang 71 persen pada sektor Safety Assist. Suzuki telah membekali e Vitara dengan fitur Autonomous Emergency Braking (AEB) yang responsif.
Fitur AEB ini dirancang untuk mendeteksi secara cepat keberadaan pengguna jalan lain, termasuk pejalan kaki, pesepeda, dan kendaraan lain di jalur yang sama. Selain itu, keberadaan center airbag juga menambah poin keamanan.