TREN.BISNISMARKET.COM - Perdagangan Bursa Efek Indonesia pada hari Rabu, 17 Juni 2026, ditutup dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami sedikit pelemahan. IHSG berhasil memangkas koreksi signifikan yang sempat terjadi menjelang akhir sesi penutupan.
Pada penutupan hari itu, IHSG tercatat turun sebesar 0,55% atau setara dengan 34,23 poin, berakhir di level 6.220,74. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya indeks sempat terkoreksi hingga 1% sebelum pukul 15.00 WIB.
Aktivitas perdagangan menunjukkan bahwa mayoritas saham bergerak negatif, di mana sebanyak 409 emiten mengalami penurunan harga. Sementara itu, hanya 306 emiten yang mampu menguat, dan 244 emiten tercatat stagnan.
Secara nilai transaksi, tercatat perputaran dana mencapai Rp 24,33 triliun, melibatkan pertukaran 31,21 miliar lembar saham dalam total 2,31 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar bursa secara keseluruhan berada di posisi Rp 10.780 triliun.
Sektor utilitas menjadi kontributor pelemahan terbesar pada hari itu, mengalami penurunan tajam hingga mencapai -8,82%. Pelemahan ini sangat dipengaruhi oleh koreksi signifikan pada saham Barito Renewables Energy (BREN).
Saham BREN, yang merupakan emiten milik Prajogo Pangestu, anjlok hingga 12% dan memberikan beban terbesar pada IHSG, menyumbang tekanan sebesar -18,81 poin. Hal ini menjadi faktor utama yang menahan pergerakan indeks.
Namun, koreksi yang lebih dalam berhasil diredam oleh penguatan yang ditunjukkan oleh saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) pada sesi penutupan. BBRI ditutup menguat 3% dan berhasil menyumbang penopang sebesar 14,11 poin bagi IHSG.
Emiten lain yang turut memberikan kontribusi negatif terhadap pergerakan indeks pada hari itu termasuk Barito Pacific (BRPT), Impack Pratama Industri (IMPC), Astra International (ASII), serta Petrindo Jaya Kreasi (CUAN).
Dilansir dari Refinitiv, pergerakan IHSG ini terjadi setelah indeks menunjukkan performa positif, di mana IHSG telah menguat 17,09% dalam lima hari perdagangan terakhir sejak mencatat level terendah pada 8 Juni 2026, hingga penutupan perdagangan hari Senin, 15 Juni 2026.