TREN.BISNISMARKET.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif pada perdagangan Kamis, 23 Juli 2026. Pada sesi pagi, indeks berhasil melampaui level psikologis 6.400 yang sebelumnya menjadi rintangan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.
Hingga pukul 09.54 WIB, IHSG tercatat menguat sebesar 75,28 poin atau 1,19%, bertengger di level 6.409,76. Pergerakan indeks sepanjang sesi pagi berada dalam rentang 6.338,24 hingga 6.412,62, mencatat rekor tertinggi intraday di atas angka 6.400.
Aktivitas perdagangan juga mengalami peningkatan signifikan. Nilai transaksi mencapai Rp5,36 triliun dari volume 15,65 miliar saham yang diperdagangkan dalam 807 ribu kali transaksi, menunjukkan minat investor yang tinggi.
Sebanyak 411 saham tercatat menguat, sementara 172 saham melemah dan 382 saham lainnya bergerak stagnan. Kondisi ini mencerminkan dominasi aksi beli yang merata di hampir seluruh sektor pasar modal.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turut mengalami peningkatan, mencapai Rp11.208 triliun. Angka ini bertambah sekitar Rp112 triliun dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp11.096 triliun.
Kenaikan IHSG kali ini ditopang oleh apresiasi saham-saham di sektor komoditas, teknologi, dan perbankan. Sektor bahan baku menjadi pemimpin kenaikan dengan penguatan 1,15%, diikuti oleh sektor teknologi sebesar 1,11%, energi 0,82%, dan utilitas 0,80%.
Menariknya, sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang bergerak tipis di zona merah dengan penurunan 0,02%. Hal ini mengindikasikan bahwa reli indeks lebih banyak didorong oleh rotasi investasi ke sektor non-keuangan.
Dalam hal kontribusi terhadap penguatan IHSG, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi penyumbang terbesar dengan tambahan 5,84 poin.
Selanjutnya, PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) menyusul dengan kontribusi 5,48 poin, diikuti oleh PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar 4,46 poin, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 4,41 poin, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) 3,53 poin, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 3,37 poin, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar 3,26 poin.