TREN.BISNISMARKET.COM - What: Aksi beli bersih besar-besaran oleh investor asing terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026.
Who: Investor asing menjadi aktor utama dalam pembelian saham BMRI ini, sementara aksi borong tersebut juga terjadi pada saham lain seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
When: Aktivitas pembelian bersih ini terjadi secara spesifik pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari Selasa, 19 Mei 2026, melanjutkan tren positif dari hari sebelumnya.
Where: Transaksi pembelian saham BMRI ini berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan tercatat dalam data perdagangan domestik.
How: Berdasarkan data BEI yang diperoleh melalui Stockbit Sekuritas, nilai net buy asing untuk saham BMRI tercatat sebesar Rp 112,9 miliar, dengan total volume perdagangan mencapai 27,06 juta lembar saham.
Secara keseluruhan, akumulasi beli bersih investor asing di seluruh Bursa Efek Indonesia pada sesi I hari itu mencapai angka Rp 321,3 miliar, menunjukkan adanya aliran dana masuk di tengah volatilitas pasar.
Aksi masuknya dana asing ini terjadi kontras dengan kondisi pasar umum, di mana IHSG dilaporkan merosot signifikan sebesar 202,97 poin atau 3,08% hingga menyentuh level 6.396,2 pada waktu yang bersamaan.
Posisi net buy asing pada saham BMRI menempatkannya di urutan terbesar kedua di pasar modal domestik pada sesi tersebut, hanya kalah dari saham MDKA yang mencatatkan net buy hingga Rp 250,29 miliar.
Dari sisi fundamental, kinerja Bank Mandiri menunjukkan tren positif, di mana laba bersih bank only per April 2026 mencapai Rp 4,5 triliun, menandai pertumbuhan 26% secara tahunan meskipun terjadi penurunan 5% secara bulanan.