TREN.BISNISMARKET.COM - Dua perangkat ponsel pintar terbaru dari sub-merek Vivo, yakni iQOO 16 dan Vivo V80, telah teridentifikasi kemunculannya dalam basis data International Mobile Equipment Identity (IMEI) GSMA. Kehadiran kedua model ini dalam sistem sertifikasi global ini menjadi sinyal kuat bahwa kedua perangkat tersebut sedang dalam tahap akhir persiapan menuju peluncuran resmi oleh produsennya.

Keberadaan iQOO 16 pertama kali diungkapkan berkat informasi dari seorang tipster ternama yang kemudian diangkat oleh media teknologi. Perangkat flagship dari lini iQOO ini tercatat dengan nomor model I2601 dalam database tersebut, menandakan kesiapan registrasi oleh Vivo Mobile Communication Co. Ltd.

Informasi mengenai pendaftaran nomor model iQOO 16 ini dikonfirmasi telah dilakukan oleh perusahaan pada tanggal 22 Mei 2026. Detail ini didapatkan dari penelusuran database yang juga diangkat oleh PassionateGeekz melalui tipster bernama Paras Guglani.

Perangkat iQOO 16 ini dirumorkan akan mengandalkan performa maksimal dengan mengadopsi chipset terbaru dari seri Snapdragon 8 Elite Gen 6. Prosesor unggulan ini dikabarkan dirancang khusus untuk menangani tugas-tugas komputasi kecerdasan buatan (AI) yang intensif serta menjanjikan pengalaman bermain game yang sangat mulus.

Kinerja ekstrem dari chipset baru ini diprediksi mampu mencapai skor AnTuTu yang fantastis, yakni menembus angka 5 juta poin. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya, iQOO 15 yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan skor 3,78 juta poin.

Terdapat spekulasi mengenai dua varian chipset yang mungkin digunakan, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 6 standar dan varian yang lebih tinggi, Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Plus, yang diduga akan dipasangkan pada seri iQOO 16 Ultra. Untuk menjaga suhu tetap stabil saat beban berat, perangkat ini disebut akan dilengkapi sistem pendingin pasif canggih dan chip performa internal buatan pabrikan sendiri.

Sektor daya juga menjadi sorotan utama karena terdapat prediksi kapasitas baterai yang sangat besar, yaitu mencapai 9.000 mAh, berdasarkan bocoran yang diunggah oleh akun Weibo bernama Pikachu. Sementara itu, aspek visual akan didukung oleh panel OLED 2K buatan Samsung dengan refresh rate revolusioner hingga 185 Hz.

"Peningkatan spesifikasi ini akan membuat harga iQOO 16 menjadi lebih mahal, dengan estimasi menembus 5.000 yuan atau sekitar Rp13 juta," ujar Digital Chat Station, merujuk pada perubahan harga yang mungkin terjadi akibat pembaruan komponen premium.

Selain model flagship iQOO 16, model kelas menengah Vivo V80 juga terdeteksi dengan nomor model V2630 di basis data yang sama. Perangkat ini diperkirakan akan melanjutkan warisan kolaborasi kamera antara Vivo dan ZEISS, mempertahankan keunggulan di sektor fotografi.