TREN.BISNISMARKET.COM - Sub-brand Vivo, iQOO, dilaporkan sedang dalam tahap akhir persiapan untuk merilis perangkat ponsel kelas menengah premium terbaru mereka, yaitu iQOO Neo 12. Perangkat ini disebut-sebut akan membawa peningkatan signifikan pada performa berkat penggunaan chipset terbaru dari Qualcomm.
Secara spesifik, iQOO Neo 12 diprediksi akan mengadopsi System-on-Chip (SoC) Snapdragon 8 Elite Gen 5. Penggunaan komponen kelas atas ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan komputasi berat, termasuk aktivitas gaming yang menuntut performa tinggi.
Informasi mengenai spesifikasi kunci ini pertama kali terungkap melalui platform media sosial Weibo oleh seorang pembocor teknologi ternama. Kabar ini segera menarik perhatian karena menandakan lompatan besar bagi lini produk seri Neo.
Dilansir dari Suara, kabar mengenai spesifikasi ini pertama kali dibagikan oleh pembocor teknologi bernama Smart Pikachu melalui platform media sosial Weibo.
Peningkatan chipset ke Snapdragon 8 Elite Gen 5 ini merupakan loncatan besar jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Sebagai perbandingan, iQOO Neo 11 versi Tiongkok sebelumnya telah menggunakan Snapdragon 8 Elite, sementara Neo 10 menggunakan Snapdragon 8 Gen 3.
Sementara itu, untuk pasar global, iQOO Neo 10 hanya mengandalkan Snapdragon 8s Gen 4, menunjukkan adanya perbedaan spesifikasi antara pasar domestik dan internasional.
Konsekuensi dari penggunaan komponen yang lebih mutakhir ini diperkirakan akan berdampak pada estimasi harga jual di pasar. iQOO Neo 12 dispekulasikan akan dibanderol lebih mahal dibandingkan pendahulunya.
Kisaran harga yang diperkirakan untuk wilayah China adalah antara 2.599 yuan atau setara dengan sekitar Rp7 juta hingga Rp9 juta.
Selain fokus pada performa pacu, aspek visual juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan iQOO Neo 12. Perangkat ini diprediksi akan dilengkapi dengan layar beresolusi 2K+ yang menjanjikan ketajaman visual tingkat tinggi.