TREN.BISNISMARKET.COM - Centre of Reform on Economics (CORE) menyoroti adanya potensi masalah signifikan dalam lanskap investasi nasional. Isu utama yang diangkat adalah potensi tumpang tindih peran antara Indonesia Investment Authority (INA) dan Danantara.

Kondisi tumpang tindih mandat ini secara langsung dikhawatirkan dapat menciptakan ketidakpastian yang substansial bagi para calon investor. Ketidakjelasan ini menjadi perhatian serius bagi lembaga ekonomi independen seperti CORE.

Ketidakpastian yang timbul akibat minimnya kejelasan peran ini menjadi sangat krusial bagi prospek dan masa depan investasi di Indonesia. Hal ini memerlukan perhatian segera dari pemangku kebijakan terkait.

Oleh karena itu, CORE menekankan bahwa upaya untuk memberikan kejelasan mandat mengenai fungsi spesifik INA dan Danantara menjadi langkah yang sangat mendesak. Kejelasan ini adalah kunci utama untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif.

"Tumpang tindih peran INA dan Danantara berpotensi menciptakan ketidakpastian investor," demikian pernyataan yang disampaikan oleh perwakilan CORE. Hal ini menunjukkan kekhawatiran akan dampak negatif terhadap aliran modal asing maupun domestik.

Lebih lanjut, CORE menekankan bahwa kepastian mengenai pembagian tugas dan wewenang kedua entitas tersebut sangatlah vital. Kepastian ini akan menjadi penentu utama dalam menarik dan mempertahankan investasi jangka panjang.

"Simak kejelasan mandat jadi krusial bagi masa depan investasi," tegas CORE mengenai urgensi penyelesaian isu struktural ini. Penegasan ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam tata kelola aset negara.

Penyelesaian isu pembagian peran ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar bahwa pemerintah serius dalam menciptakan ekosistem investasi yang terstruktur dan terprediksi. Langkah ini merupakan prasyarat penting untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dikutip dari sumber terkait, desakan CORE ini menunjukkan adanya kekhawatiran bahwa ketidakjelasan struktural dapat menghambat efektivitas kedua badan tersebut dalam menjalankan fungsinya masing-masing.