TREN.BISNISMARKET.COM - PT Puradelta Lestari Tbk, yang dikenal dengan kode saham DMAS, berhasil mencatatkan kinerja positif dalam sektor marketing sales pada paruh pertama tahun 2026. Pencapaian ini menjadi indikator kuat atas performa perusahaan di pasar properti industri.

Pada periode semester I-2026, perusahaan ini melaporkan total marketing sales atau pendapatan pra-penjualan yang signifikan. Angka tersebut menunjukkan geliat bisnis yang baik di tengah kondisi pasar saat ini.

Angka marketing sales yang berhasil diraih oleh Puradelta Lestari di semester pertama 2026 adalah sebesar Rp 1,15 triliun. Nilai ini merupakan tolok ukur awal yang sangat penting bagi pencapaian target tahunan perusahaan.

Pencapaian Rp 1,15 triliun tersebut setara dengan 55% dari target pra-penjualan yang telah ditetapkan oleh perusahaan untuk sepanjang tahun 2026. Angka ini menunjukkan progres yang sangat baik dalam upaya mencapai target ambisius tersebut.

Target pra-penjualan yang dipasang oleh Puradelta Lestari untuk tahun 2026 sendiri dipatok sebesar Rp 2,08 triliun. Dengan pencapaian di semester pertama, perusahaan kini semakin dekat untuk merealisasikan target tersebut.

Keberhasilan ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran dan penjualan yang diterapkan oleh Puradelta Lestari berjalan efektif. Hal ini juga mencerminkan tingginya minat pasar terhadap produk-produk properti industri yang ditawarkan oleh perusahaan.

Artinya, dalam kurun waktu enam bulan pertama tahun 2026, Puradelta Lestari telah berhasil mengamankan lebih dari separuh dari total target penjualannya. Hal ini memberikan optimisme bagi perusahaan untuk mencapai atau bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

Perkembangan positif ini dapat menjadi sinyal yang baik bagi investor dan para pemangku kepentingan. Hal ini menunjukkan ketahanan dan potensi pertumbuhan DMAS dalam industri properti, khususnya segmen industrial.

Secara keseluruhan, kinerja marketing sales Puradelta Lestari di semester I-2026 yang mencapai Rp 1,15 triliun merupakan langkah maju yang signifikan. Pencapaian ini menempatkan perusahaan pada jalur yang tepat untuk memenuhi target pra-penjualan tahunan sebesar Rp 2,08 triliun.